Ketika Habib Ali Al-Jufri dan Kiai Anwar Manshur Berbagi Berkah melalui Air Minum
Cari Berita

Advertisement

Ketika Habib Ali Al-Jufri dan Kiai Anwar Manshur Berbagi Berkah melalui Air Minum

Redaksi
Jumat, 06 Desember 2019

Muslimoderat - Habib Ali Zainal Abidin bin Abdurrahman Al-Jufri menghadiri Jalsatul Ilm di kediaman Habib Umar Muthohhar di Cepoko, Semarang, Jawa Tengah, Kamis (5/12). Selain menyampaikan dakwahnya melalui lisan, ia juga menunjukkan lakunya sebagai dakwah.

Menjelang akhir kegiatan tersebut, Habib Ali meminta KH Anwar Manshur untuk meminum air yang sudah tersaji di meja. Kiai Anwar menerima gelas air minum itu, lalu membuka tutupnya dan menyerahkan kepada Habib Ali. Namun sang Habib menolak dan dengan isyarah tangannya meminta Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo itu meminumnya.

Kiai Anwar pun meminum air tersebut. Ketika hendak menutup lagi gelas tersebut, Habib Ali bergegas menjemputnya. Kiai Anwar pun menatap wajah habib kelahiran Jeddah, Arab Saudi itu dengan senyum sembari menyerahkannya. Lalu, Habib Ali meminum tiga kali air sisa yang diminum oleh Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur itu.

Belum sampai di meja ketika Habib Ali hendak meletakkan gelas tersebut, Kiai Anwar segera menyambut gelas tersebut yang masih menyisakan air di dalamnya. Ia pun kembali meminum air sisanya.

Setelah diminum Kiai Anwar, gelas tersebut masih menyisakan beberapa mili air di dalamnya. Habib Soleh Al-Jufri tak mau kehilangan berkah tersebut dan langsung menyambutnya. Ia mengambil air dari gelas lainnya dan menyatukannya sehingga kembali banyak. Tentu saja ia meminumnya. Habib Soleh lalu meneruskan gelas tersebut kepada KH Najih Maimoen Zubair.

Sebelumnya, Kiai Anwar Manshur menyambut kehadiran Habib Ali. Merasa Kiai Anwar tak membersamainya menuju tempat yang sudah disediakan di depan, Habib Ali kembali menuju Kiai Anwar dan menjemputnya untuk bersama mendampinginya di depan. Ia menggandeng kiai yang akrab disapa Mbah War oleh para santri-santrinya itu.

Habib Ali melakukan rihlah dakwahnya ke Indonesia sejak akhir November 2019 lalu. Ia mengisi berbagai pengajian dan diskusi, mulai dari kampus seperti Universitas Negeri Jakarta, Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang, UIN Walisongo Semarang, Universitas Negeri Semarang. Habib berusia 48 tahun itu juga mengisi pengajian di majelis taklim dan pondok pesantren.

Sumber: NU Online