Jangan Berhenti Menjelaskan Kemuliaan Nabi Muhammad Saw
Cari Berita

Advertisement

Jangan Berhenti Menjelaskan Kemuliaan Nabi Muhammad Saw

Redaksi
Selasa, 10 Desember 2019

Muslimoderat - Nabi Muhammad adalah manusia yang tak seperti manusia lain (basyarun la kal basyari). Kemuliaan beliau wajib diperkenalkan dan dibahas terus hingga kiamat dan jangan pernah berhenti melakukan ini, apapun yang terjadi.

Para ulama sejak dulu tak pernah bosan membahas kemuliaan beliau yang begitu luar biasa. Seluruh sisi yang terlihat "biasa" dari sosok beliau dijelaskan maksudnya dan ditampakkan bahwa sejatinya itu adalah kesempurnaan. Sekedar contoh saja, silakan simak beberapa kasus berikut:

1. Nabi Muhammad menggembala kambing dan menyatakan bahwa seluruh nabi terdahulu juga Menggembala kambing. Para ulama membahas bahwa ini bukan karena derajat mereka rendahan, tapi karena mereka dipersiapkan untuk membimbing dan merawat umat manusia. Jadi, sebelum itu dilatih dahulu dengan merawat binatang agar terlihat sifat welasnya.

2. Nabi Muhammad pernah dioperasi oleh Jibril ketika masih balita dan hatinya dibersihkan dari semua potensi buruk. Namun para ulama tak menyatakan bahwa berarti sebelum itu beliau buruk, namun itu adalah tindakan penambahan kesempurnaan bagi sesuatu sudah sempurna.

3. Nabi Muhammad pernah lupa dalam shalat. Para ulama menegaskan bahwa ini bukan berarti beliau lalai sehingga lupa namun karena beliau larut dalam dIkir pada Allah sehingga saat itu hal lain terlupakan.

4. Nabi Muhammad pernah mengatakan "Kalian lebih mengerti urusan duniawi kalian" setelah pernyataan beliau bahwa pohon kurma tak perlu dikawinkan supaya berbuah ternyata menyebabkan seorang sahabat gagal panen. Para ulama tak menjadikan ini sebagai alasan bahwa ilmu Nabi dalam hal duniawi ada di bawah masyarakat, bukan demikian. Tapi beliau mengatakan itu karena beliau sedang di level hakikat dan pernyataan beliau benar dan akan terjadi andai pendengarnya juga berada di level itu. Namun karena level pendengarnya tak sampai, akhirnya dia gagal panen sehingga Nabi turun ke levelnya dia dengan berkata bahwa dia lebih tahu urusan dunianya.

5. Nabi Muhammad meninggal dunia dan ini wajar sebab beliau manusia. Namun para ulama tak menyamakan wafatnya beliau dengan wafatnya orang lain. Mereka mengatakan bahwa Nabi Muhammad tetap hidup, menjawab salam, menjawab shalawat dan bahkan bertemu dengan para kekasih pilihannya dalam mimpi maupun terjaga.

Beginilah cara para ulama memuliakan Nabi Muhammad. Tak ada di antara mereka yang menekankan bahwa Nabi adalah sosok biasa saja sehingga tak spesial dalam hal apapun kecuali dapat wahyu saja seolah kalau di antara kita dapat wahyu lalu akan setara dengan beliau. Tidak begini para ulama mu'tabar menyifati Nabi. Dan, hal seperti ini harus terus diceritakan hingga kapan pun hingga tak ada orang awam yang menganggap remeh sosok beliau.

Semoga bermanfaat

Dishare dari Ustadz Abdul Wahab Ahmad