Mengenal Sosok Nyai Wury Estu Handayani Istri KH Ma'ruf Amin
Cari Berita

Advertisement

Mengenal Sosok Nyai Wury Estu Handayani Istri KH Ma'ruf Amin

Redaksi
Senin, 21 Oktober 2019

Muslimoderat.net -- Mungkin banyak yang belum mengenal sosok istri kedua Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin bernama Ibu Nyai Wury Estu Handayani. Sebelum dinikahi oleh suaminya itu, dia sempat menempuh pendidikan di Akademi Kesehatan Gigi Poltekes.

Wury Estu ternyata juga pernah menjadi perawat gigi di sebuah puskesmas Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Mendengar namanya saja sudah sangat indah dan bermakna. Apalagi, mengingat semboyan yang dicetuskan oleh Ki Hajar Dewantara, "Tut Wuri Handayani".

Jika diperhatikan, kata 'Wuri' itu memberikan arti yaitu belakang, 'Estu' artinya sungguh, sementara 'Handayani' bermakna memberi daya atau dukungan. Jadi, bila secara lengkap bisa diartikan seseorang yang sungguh memberikan dukungan dari belakang.

Ketika dinikahi Kiai Ma'ruf Amin, Wury merupakan janda karena suami terdahulunya, Bangsdin M Noor meninggal sejak 2012. Dia menikah dengan suami pertamanya itu pada 14 April 1999 dan telah dikaruniai dua orang anak.

Setelah sepeninggalan M Noor itu, Wury dipersunting oleh Kiai Ma'ruf Amin di Masjid Sunda Kelapa, Jakarta pada 31 Mei 2014. Ternyata saat menikah dengan Wapres RI itu, usianya sudah 44 tahun.

Sedangkan saat itu Kiai Ma'ruf Amin yang kelahiran Tangerang, Banten 11 Maret 1943 berumur 75 tahun. Melihat hal tersebut, perbedaan usia keduanya terpaut jauh yaitu 31 tahun.

Kiai Ma'ruf Amin saat menikahi Wury juga berstatus duda, setelah istri pertamanya Hj Siti Huriyah wafat pada 22 Oktober 2013 dalam usia 67 tahun, karena menderita penyakit liver. Pria yang sekarang ini berusia 76 tahun ini menikahi Hj Siti Huriah pada tahun 1964.

Semasa Siti Huriah masih menghembuskan napas, memang Kiai Ma'ruf tidak pernah punya niat untuk berpoligami seperti yang biasa dilakukan kebanyak para kiai.

Pria yang baru saja dilantik sebagai Wapres ini mengungkapkan kalau Huriah tidak tergantikan. Kiai Ma'ruf takut jika berpoligami muncul kecemburuan yang akan menimbulkan perselisihan di antara para istrinya.

Sejak ditinggal oleh istri pertamanya itu, Kiai Ma'ruf juga tidak ingin mengarungi rumah tangga untuk kedua kalinya. Namun, karena desakan anak-anaknya yang merasa tidak tega melihat sang ayah hidup dalam kesendirian dan kesepian sepeninggal belahan jiwa, akhirnya dia menikah.

Terkait usia Wury yang terpaut jauh dengannya, Kiai Ma'ruf secara berseloroh mengungkapkan hal itu sebagai berkah agar dirinya benar-benar mendapatkan perawatan dengan baik.

Kiai Ma'ruf dengan nada bergurau mengatakan jika menikah dengan wanita yang seumuran justru semakin susah. Karena, di usianya yang sudah senja akan repot didampingi oleh wanita yang sebaya.

Dicomblangkan Kiai Hidayat

Kisah asmara keduanya berawal dari perkenalan yang dijembatani oleh Kiai Hidayat, atasan Wury dan sahabat Kiai Ma'ruf Amin. Tidak ada proses pacaran bagi mereka, setelah berkenalan, taaruf dan merasa saling cocok segera diputuskan untuk menikah.

Perbedaan usia yang cukup jauh ini tak menghalangi pasangan sejoli ini untuk saling cinta. Di akun Instagram pribadinya, KH. Ma'ruf Amin terlihat beberapa kali mengunggah momen kebersamaan dengan istri tercinta.

Kiai Ma'ruf Amin dan Wury tinggal di Menteng, Jakarta Pusat. Namun, sebelumnya pernah berdomisili di kawasan Koja, Jakarta Utara.

Disana, Wury terlibat dalam kegiatan keagamaan bersama warga sekitar. Setiap Sabtu pagi, ia rutin menggelar pengajian di rumahnya, dihadiri oleh perempuan yang juga tinggal di lingkungan sekitar.

Cara berpakaian Wury sama seperti istri para kiai lainnya, berbusana sopan dan anggun dengan balutan hijab yang menutupi kepala. Ia juga tak ragu memadankan dengan setelan lainnya.

Hal itu bisa terlihat saat dirinya tengah berlibur ke Korea Selatan. Tak hanya itu, saat mendampingi Kiai Ma’ruf Amin pada sebuah acara resmi kenegaraan, Wury tampil cantik dengan perpaduan warna putih dan oranye.

Pamer Kemesraan

Kiai Ma'ruf Amin dan Wury pamer kemesraan saat sedang menikmati waktu bersama di tempat wisata Tanjung Kodok, Lamongan, Jawa Timur, pada Kamis pagi, 11 April 2019.

Kemesraan ini terjadi saat pasangan ini, keluar dari kamarnya di Tanjung Kodok Beach Resort, tempatnya menginap. Saat itu mereka sedang menghadiri peringatan Isra Mi'raj di lapangan Desa Banyubang, Solokuro, Rabu, 10 April 2019 malam.

Seperti dikutip Antara, Kiai Kiai Ma'ruf tampak mengenakan baju warna putih dan menggunakan sarung, serta kopiah warna hitam. Sementara, Nyai Wury mengenakan kerudung kuning muda dan menggunakan kacamata.

Saat itu, mereka keluar dari kamarnya dan berdiri di balkon untuk menikmati pemandangan Pantai Tanjung Kodok.

Pasangan yang terpaut usia 31 tahun ini sempat mengabadikan momen tersebut dengan difoto pengawalnya. Melihat Kiai Ma'ruf dan istri di balkon, beberapa pengunjung hotel menyapa dari jauh.

"Abah..Abah..Abah..," kata beberapa pengunjung yang sedang sarapan pagi.

Sejumlah pengunjung itu memanggil Kiai Ma'ruf sembari melambaikan tangannya. Menyadari dirinya dipanggil, Kiai Ma'ruf membalas lambaian tangan para pengunjung tersebut. Setelah itu, Kiai Kiai Ma'ruf juga menunjukkan jari jempolnya.

Wury yang berada di samping Kiai Ma'ruf kemudian ikut melambaikan tangannya. Bahkan, salah satu putri Kiai Ma'ruf, Siti Mamduhah yang saat itu hadir di tengah-tengah mereka, juga melakukan hal yang sama.

Menjadi Istri Wapres

Ketika Joko Widodo memilih Kiai Ma'ruf Amin menjadi calon wakil presiden, ternyata mendapat sambutan yang baik dari orang-orang terdekatnya. Semua keluarga merasa bangga terhadap Kiai Ma'ruf yang dipercayai mengemban jabatan itu.

Kebanggaan itu muncul secara khusus oleh sang istri, Wury Estu Handayani. Dia mengaku bahagia dan memohon dukungan terhadap masyarakat agar berbondong-bondong mendukung pencalonan suaminya itu.

"Minta doanya, minta supportnya mudah mudahan pak kiai sehat selalu bisa menjaga negara, Indonesia damai tentram," kata Wury Estu Handayani di Koja, Jakarta Utara, Jumat, 10 Agustus 2018.

Wury kerap sekali mendampingi suaminya tersebut dalam setiap kegiatan kampanye di berbagai daerah, debat capres-cawapres, dan lain-lain.

Saat pencoblosan Pemilu 2019 pada 17 April 2019, Wury Estu Handayani terlihat menggunakan busana muslim serba putih yang serasi dengan suaminya, Kiai Ma’ruf Amin. Keduanya ditemui di kediaman mereka yang berada di Menteng, Jakarta Pusat, saat sedang mempersiapkan diri sebelum pergi mencoblos.

Saat menghadiri debat calon presiden (Capres) ke-4 yang berlangsung Sabtu, 30 Maret 2019, di Hotel Shangri-La Jakarta, keduanya juga terlihat menggunakan busana yang serasi mengenakan jaket putih bertuliskan Jokowi-Ma'ruf.

Walaupun sering terlihat menggunakan busana muslim yang formal, keduanya tampil serasi dengan jaket berwarna putih yang kasual saat menghadiri debat tersebut.

Di jaket berwarna putih ini, ada tulisan “01” berwarna merah yang cukup besar di bagian dada sebelah kiri dan di belakang jaket. Karena itu, tidak heran kalau keduanya tampil serasi di Hari Pemilu lalu.

Saat itu Kiai Ma’ruf Amin mendorong semua masyarakat untuk ke tempat pemungutan suara (TPS).

“Gak ada gunanya euforia mendukung kalau tak datang ke TPS,” tutur Kiai Ma’ruf Amin.

Kini, Kiai Ma'ruf Amin telah sah menjabat sebagai wakil presiden usai dilantik pada Minggu, 20 Oktober 2019 siang. Wury otomatis akan mendapat julukan sebagai ibu wapres.

Wury terlihat mendampingi pelantikan suaminya dengan busana yang tidak jauh berbeda dengan kesehariannya, yakni berjilbab dan menggunakan gaun putih dengan bawahan batik. {sumber: tagar.id]