Kekeringan Meluas, Banser dan Pesantren Kerjasama Penuhi Kebutuhan Air Warga di Banjaernegara
Cari Berita

Advertisement

Kekeringan Meluas, Banser dan Pesantren Kerjasama Penuhi Kebutuhan Air Warga di Banjaernegara

Redaksi
Senin, 21 Oktober 2019

Muslimoderat.net -- Dampak bencana kekeringan di Kabupaten Banjarnegara terus meluas.

Hingga Kamis (17/10/2019), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara telah mengirimkan bantuan air bersih sebanyak 1.049 tangki atau 5.245.000 liter ke masyarakat di desa-desa yang mengalami kekeringan.

BPBD sudah melayani 40 desa kekeringan yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Banjarnegara.

Dalam sehari saja, Kamis (17/10/2019), BPBD harus menyuplai air bersih ke 9 desa di 5 kecamatan berbeda sebanyak 25 tangki atau 125.000 liter.

"Wilayah tercakup 40 desa 11 kecamatan," kata Kepala BPBD Banjarnegara Arief Rahman

Keprihatinan terhadap dampak kekeringan yang meluas di Banjarnegara ternyata memantik instansi lain di luar BPBD, komunitas hingga Organisasi Masyarakat (Ormas) untuk membantu meringankan beban masyarakat.

Gerakan Pemuda (GP) Ansor beserta Banser, Kecamatan Bawang Banjarnegara misalnya, bekerjasama dengan Ponpes Tanbihul Ghofilin dan Yayasan Yatim Piatu Darul Yatama untuk menyalurkan air bersih ke masyarakat terdampak kekeringan.

Desa Kebondalem Kecamatan Bawang jadi sasaran bantuan GP Ansor lantaran dampak kekeringan sudah parah akibat sumber mata air yang diandalkan warga kering.

Pengurus PAC GP Ansor Kecamatan Bawang, Kisno mengatakan, pihaknya membagikan 10 ribu liter air bersih ke masyarakat Desa Kebondalem yang terdampak kekeringan, Jumat (18/10/2019).

Ini sebagai wujud empati dan kepedulian pihaknya terhadap kondisi masyarakat yang menderita karena krisis air bersih.

Kiriman air bersih itu ternyata disambut antusias warga.

Maklum, di musim kering seperti saat ini, air bersih adalah barang langka. Mereka bahkan harus membeli untuk mendapatkannya karena mata air yang bisa diambil secara gratis telah habis.

Pihaknya bahkan harus melayani permintaan air bersih dari masyarakat hingga malam karena tingginya kebutuhan mereka terhadap sumber kehidupan itu.

"Kami juga ingin mematahkan opini bahwa Banser adalah Ormas penjaga gereja saja," katanya.

--
Artikel ini telah tayang di Tribunjateng.com dengan judul Kekeringan Meluas, Banser dan Pesantren Kerjasama Penuhi Kebutuhan Air Warga di Banjaernegara