Meluruskan Hitung-hitungan Pilpres ala Tengku Zulkarnain
Cari Berita

Advertisement

Meluruskan Hitung-hitungan Pilpres ala Tengku Zulkarnain

Redaksi
Selasa, 23 April 2019

Tengku Zulkarnain membuat hitungan iseng terkait Pilpres 2019.

Nadirsyah Hosen menulis cuitan agar Tengku Zulkarnain tidak membodohi umat dengan hitungan ngawurnya.



Hal ini bermula saat Tengku Zulkarnain menulis cuitan bertajuk hitungan iseng soal Pilpres 2019.

Menurut Wasekjen MUI itu, bila pemilih di Jawa Barat dan Banten memilih Prabowo Subianto, sedangkan di Jawa Timur dan Jawa Tengah, Joko Widodo (Jokowi) menang, maka hasil keduanya seri.

Sama halnya dengan Nusa Tenggara Barat di mana calon presiden nomor urut 02 menang dan Jokowi menang di Bali.

Hasil untuk kedua kandidat Pilpres 2019 ini pun seri.

Bila Sulawesi Selatan dimenangkan Prabowo, maka hasil keduanya seri karena Jokowi menang di Nusa Tenggara Timur.

Pun dengan di Maluku dan Maluku Utara, di mana kedua kandidat Pilpres 2019 juga meraih suara di masing-masing provinsi tersebut.

Sulawesi Utara yang memenangkan Prabowo, sedangkan Jokowi menang di Papua dan Papua Barat.

Lagi-lagi, menurut Tengku Zulkarnain, hasil untuk keduanya seri.

Sementara itu, hanya tersisa Sulawesi dan Sumatera yang kebanyakan memenangkan capres Prabowo.

Dari hasil hitungan tersebut, Tengku Zulkarnain melontarkan pertanyaan, siapa yang menang?

"Hitungan Iseng:"

"Jabar+Banten utk Prabowo, Jatim+Jateng, Jokowi Menang, Hasil Seri."

"NTB utk 02, Bali 01, Hasil Seri."

"Sulsel utk 02, NTT utk 01,Hasil Seri."

"Maluku dan Maluku Utara, Seri."

"Sultra utk 02, Papua,Papua Barat utk 01, Hasil Seri."

"Sisa Sulawesi+Sumatera 02."

"SIAPA MENANG?" tulis Juru Kampanye Nasional (Jurkamnas) Prabowo-Sandi itu.


Cuitan Tengku Zulkarnain itu pun menuai komentar dari banyak kalangan, termasuk Nadirsyah Hosen atau Gus Nadir.

Rois Syuriah pengurus cabang istimewa NU Australia-Selandia Baru itu pun menyebut, hitungan iseng ala Tengku Zulkarnain itu, hitungan ngawur.

Gus Nadir meminta agar Tengku Zulkarnain tidak membodohi umat dengan hitungan ngawur tersebut.

Sebab, setiap daerah memiliki jumlah pemilih yang berbeda.

Sementara pada Pemilu 2019 menggunakan hitungan per kepala.

Di akhir cuitan, Gus Nadir menegaskan agar jangan lagi membodohi umat walau memiliki pilihan berbeda.

"Kakanda @ustadtengkuzul janganlah membodohi umat dg hitungan ngawur semacam ini."

"Tiap daerah jumlah pemilihnya berbeda."

"Pemilu ini hitungan per kepala."

"8 ribu org yg klik like dan 2 ribu yg RT sdh ikut-ikutan bodoh jadinya."

"Berbeda boleh, bodoh2i umat janganlah, Kakanda sayang," tulis Gus Nadir.


Meluruskan Itung-itungan Tengku

Jumlah DPT berdasarkan data KPU
Jabar 33,2 juta suara
Banten 8,1 juta suara
Jatim 30,9 juta suara
Jateng 27,8 juta suara

Berdasarkan hasil hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia (LSI)
Jabar :
#01 : 40,3% (13.379.600)
#02 : 59,7% (19.820.400)

Banten :
#01 : 41% (3.321.000)
#02 : 59% (4.779.000)

Jatim :
#01 : 65,4% (20.208.600)
#02 : 34,6% (10.691.400)

Jateng :
#01 : 77,1% (21.433.800)
#02 : 22,9% (6.366.200)

Total suara :
#01 : 58.343.000
#02 : 41.657.000

Selisih suara : 16.686.000

Ada dua ribu  orang "retweets" & delapan ribu orang "likes" cuitan ngawur begini & mereka semua ngaku BERAKAL SEHAT..!!


Oalah bangeten..