Jokowi jadi Pemimpin Terpopuler Dunia, Kalahkan Popularitas Trump dan Putin
Cari Berita

Advertisement

Jokowi jadi Pemimpin Terpopuler Dunia, Kalahkan Popularitas Trump dan Putin

Redaksi
Kamis, 25 April 2019

PRESIDEN RI Joko Widodo (Jokowi) mendapat predikat pemimpin terpopuler versi GZero Media. Jokowi meraih suara 71% mengalahkan ketenaran Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

"Lima tahun menjabat sebagai presiden, peringkat penerimaan Presiden Indonesia Joko Widodo berada pada 71%. Ini menjadikannnya salah satu pemimpin terpilih paling populer di dunia," dikutip dari laporan GZero Media, Rabu (24/4).

Menurut GZero Media, prestasi Jokowi sangat mengesankan. Pasalnya, dia baru lima tahun menjabat dan kini berada di akhir masa jabatannya.

"Beginilah Jokowi, sebagaimana ia dikenal, menghadapi para pemimpin lain yang telah berkuasa selama beberapa tahun," imbuh mereka.

Di peringkat kedua, ada Presiden Rusia Vladimir Putin dengan perolehan 64%. Menyusul tipis di belakangnya, ada Perdana Menteri India Narendra Modi dengan perolehan 63%.

Sementara itu, di peringkat keempat ada Konselor Jerman Angela Merkel dengan perolehan 53%. Sedangkan pemimpin dunia paling kontroversial saat ini, Donald Trump berada di peringkat kelima dengan peroleh 42%.

Posisi keenam diisi Presiden Argentina Mauricio Macri. Sementara dua pemimpin Eropa lain, yakni Presiden Prancis Emmanuel Macron dan Perdana Menteri Inggris Theresa May masing-maisng menempati posisi ketujuh dan delapan dengan perolehan 27% dan 22%.

Saat ini, Jokowi memang berada di akhir masa jabatannya. Dia kembali mencalonkan diri sebagai presiden RI pada pemilu 17 April lalu.

Hingga kini, Jokowi yang berpasangan dengan Ma'ruf Amin tengah menanti hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Jokowi berharap bisa kembali memimpin Indonesia dan menyelesaikan pekerjaannya yang belum tuntas.

Saat ini suara yang masuk ke KPU untuk penghitungan suara real count mencapai 28,4%. Dari hasil tersebut, Jokowi unggul dengan perolehan suara 55,6%.[mediaindonesia.com]