iklan

Habib Ali Aljufri: Mayoritas Ulama Mengharamkan Ucapan Natal, Tapi Saya Menyatakan Boleh

Habib Ali Aljufri: Mayoritas Ulama Mengharamkan Ucapan Natal, Tapi Saya Menyatakan Boleh

Subscribe Channel Youtube 'Muslimoderat'



Muslimoderat - Ada orang bertanya di majlis Habib Ali Al Jifri di UIN tadi:

Penanya: Bagaimana pendapat anda dengan ucapan natal?

Habib Ali: Perlu saya katakan, ini ulama beda pendapat. Mayoritas menyatakan haram. Adapun saya menyatakan boleh.
Yang menyatakan haram, memang konteksnya zaman itu kalau orang mengucapkan selamat natal, berarti mengakui eksistensi agama mereka. Tapi apakah sekarang ini sama? Tidak. Orang sekarang mengucapkan natal sebagai bentuk kebaikan (al-birr)
لا ينهاكم الله عن الذين لم يقاتلوكم في الدين ولم يخرجوكم من دياركم ان تبروهم وتقسطوا اليهم
Yang penting tidak sampai menghadiri tempat ibadah mereka, nyanyian ibadah mereka. Ini tidak boleh. Dan nanti tanggal 25, saya akan mengucapkan selamat kepada mereka.

Di antara yang memperbolehkan adalah Darul Ifta' Mesir.

Tapi jangan sekali-kali menentang ulama yang memgharamkannya. Itu pendapat ulama.
من كثر علمه قل انكاره على الناس
Masalah ini bukan masalah besar. Jadi jangan dibesar-besarkan.

Ibnul Qayyim, yang berafiliasi ke hanabilah, di madzhab itu justru ada hukum 3 tentang hal ini, ada yang memperbolehkan, memakruhkan dan mengharamkan.

Tidak ada nash sharih yang melarang mengucapkan selamat natal. Nash Quran Hadis, bukan nash fiqih. Kalau ada nash quran hadis yang mengharamkan, silahkan bawa maju ke sini.

--

UIN Walisongo, 4 Desember 2019

Tulisan di atas bukan hasil terjemah persis. Tapi hanya seingat lintas benak saya saja. Jika ada yang kurang tepat, silahkan diluruskan.

Terima kasih

(Ahmad Mundzir)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Banner iklan disini