Tak Cuma Drama Korea, UAS Sepakat Haramkan Catur

Tak Cuma Drama Korea, UAS Sepakat Haramkan Catur

Muslimoderat.net - Belakangan ramai lagi masalah ustaz Abdul Somad menyepakati bahwa permainan catur dan domino adalah haram.

Dalam ceramahnya, UAS menyetujui bahwa catur adalah permainan yang mubazir waktu.

"Taz, boleh nggak mau main domino? Nah dalam mazhab Hanafi mengharamkan dadu dan catur, itu menghabiskan waktu," ungkap UAS dalam channel YouTube teman ngaji.

Sebenarnya video ini adalah tayangan lama. Tapi ramai lagi setelah ada netizen di kolom berita tentang ustaz Somad memberi tausyiah di KPK hari ini, Rabu (20/11).

"Somad ini pernah ceramah bilang bermain catur itu haram karena judi dan menghabiskan waktu. Catur tidak diciptakan utk judi, kalau ada yg menggunakan itu utk judi ya yg salah orgnya bukan caturnya. Kalau ada org adu hapal ayat kitab suci yg kalah bayar duit, apa itu berarti kitab suci itu haram? Org dgn kualitas berpikir spt ini diangkat jadi ustad? Ngga ada yg pinteran dikit apa?," tulis netter The Dragon.

Somad dalam tausyiah hari ini di KPK menjelaskan masalah makan jadi haram meski halal jika berdosa dalam perbuatan menyiksa orang.

Kembali merujuk ke channel YouTube yang memuat ceramahnya, Somad juga tidak sepakat bahwa catur masuk dalam cabang olahraga.

"Masa olahraga tapi bengong sampai tiga jam aduh, mau persatuan catur nanti marah sama saya terserahlah," sambung ustaz Somad.

"Banyak yang dipikirkan itu pion-pion bisa selamat, kalau memang masalah ketangkasan banyak ketangkasan yang lain. Dadu dan catur sifatnya permainan," ujarnya.

Sambil berseloroh saat menjawab pertanyaan jamaah apakah dirinya pernah domino, Somad menjabarkan pernah menyabet piagam pemain domino terbaik.

"Pernah, saya punya piagam pemain domino terbaik, ada saya simpan," ucapnya membuat jamaah terkekeh.

Sebelumnya UAS pernah jadi perbincangan hangat karena menyebut menonton drama Korea haram.

Sumber: detik.com

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar