[Ngaji Gus Baha] Bersatunya Jokowi dan Prabowo Karena Doa Mbah Maimoen yang Diijabah Oleh Allah

[Ngaji Gus Baha] Bersatunya Jokowi dan Prabowo Karena Doa Mbah Maimoen yang Diijabah Oleh Allah

Muslimoderat - Saat ngaji dalam acara haul ke-22 KH. M. Mabrur di Pondok Pesantren Darus Salam Tuban, pada Jum’at 1 November 2019, KH Bahauddin Nursalim (Gus Baha’) memberikan nasehat-nasehat kebangsaan yang sangat menyejukkan hati umat Islam Indonesia.

Gus Baha’ menegaskan bahwa kita semua ini pembantu bagi pemimpin kita. Kita semua ini pembantu Presiden, negara, dan kelangsungan stabilitas negara. Maka, kalau ada yang tidak suka konflik, itu berarti sudah membantu Menteri Pertahanan. Meskipun itu kamu milih 01, tetapi dapatnya juga 02. Itu barokahnya Indonesia, pilih satu dapatnya dua.

Gus Baha’ kemudian mengisahkan kalau dirinya dapat doa dari Mbah Moen terkait Pak Jokowi dan Pak Prabowo.

“Saya punya doanya Mbah Moen sebelum wafat. Beliau mencatat banyak doa, diantaranya adalah doa “Allahumma Alqi Bainahuma Ulfatan wa Mawaddatan”. Artinya, “Ya Allah, jadikanlah dua tokoh ini, Pak Jokowi dan Pak Prabowo, saling asih dan saling mencintai.,” kata Gus Baha’.

Dulu, ketika masih masih panas (suasana politik), Gus Baha’ sebenarnya membaca doa ini ragu.

“Ini benar apa gak?,” kata Gus Baha’ dengan penuh tawa.

Gus Baha’ mengisahkan bahwa pada Hari Jum’at, sebelum Mbah Moen berangkat haji, beliau mengatakan bahwa ingin bertemu Ibu Megawati pada hari Sabtu. Setelah bertemu Ibu Mega, langsung ke tanah suci dan hari Ahad sudah di Makkah. Selasanya kemudian Mbah Moen wafat.

“Sebelum berangkat itulah, doa ini tadi salah satu yang dititipkan santri Ndalem untuk saya. Saya baca agak gimana, masak benar doa ini. Uniknya, doa ini ditutup dengan kalimat, “Min Abdika al-Faqir (dari hamba-Mu yang faqir) Maimoen Zubair. Mbah Moen ingin Allah melihat beliau yang sedang berdoa ini,” tegas Gus Baha’.

Doa Mbah Moen akhirnya terbukti.

“Setelah pelantikan menteri, saya kaget. Doa Mbah Maimoen akhirnya diijabahi oleh Allah SWT. Itulah doa seorang Wali Allah. Teks doa ini masih saya simpan sampai sekarang. Langsung tulisan tangan Mbah Moen yang diberikan lewat santri Ndalem,” pungkas Gus Baha’. [Dinukil dari Bangkitmedia.com]

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar