KH M Aly Bachruddin Cabean, Ulama yang tidak Pernah Komentar Terhadap Sesuatu yang Pro-Kontra

KH M Aly Bachruddin Cabean, Ulama yang tidak Pernah Komentar Terhadap Sesuatu yang Pro-Kontra

Muslimoderat - Mengenang Alm. KH. M. Aly Bachruddin Almursyid Cabean. Pengasuh pondok Attaqwa Cabean yang terkenal pondok putih (pondok yang tidak ikut dalam pusaran politik) Dalam diam (tidak mau jabatan, dan tdk berkomentar terhadap sesuatu yang pro dan kontra, kecuali bila diminta nasehat)-nya, bliau selalu di tanya, karena apa gerangan selalu menolak jabatan, "kulo niki namung tiyang ndeso, mboten pantes dados tiyang ageng, sagete namung ngeramut masjid2 teng kampung" (Saya ini orang desa, tidak pantas menjadi orang besar, cuma bisa menjaga masjid masjid di kampung). MasyaAlloh..

Ketika dalam suatu Shilaturrachim Nasional, ketika sy bertemu salah seorang ibunyai dr sarang. " Kulo pernah mireng ttg Yai Mad Pasuruan. Niku terkenal Yai mojok " tuturnya.. "Yai Mojok pripun Bunyai??" Tanya sy heran. "Yai mojok niku, mboten purun jabatan". Seraya faham. Dan mmg betul begitulah sosok Yai Mad, yang selalu merendah kepada siapapun.

Ketawadhuan bliau sangat terkenal di jama'ah thoriqoh, para alumni dan para simpatisan.

Meski putra bliau sangat banyak, bliau mendidik sendiri putra-i nya. Setiap kali bliau mengisi dan beribadah di masjid, putra-inya selalu di ajak, walau masih umur 2thn lebih dan terlebih pada waktu shubuh..

Ketika sare (tidur) tasbih yang selalu berada di tangannya tdk pernah lepas.. ketika bliau seolah hendak tertidur, ktk tasbih mau terjatuh, bliau langsung terjaga.. Beda dg kita, tasbih di tangan, ketika tertidur, tasbihpun jatuh dan menjadi sebab hilangnya.. 🤭

Keistiqomahan bliau dalam menjaga dzikirnya sungguh luar biasa.. menjadi cambuk bagi kita, utk selalu menjaga jati diri manusia diciptakan, yaitu utk beribadah pada NYA..

Semoga Alloh memberi kebarokahan kepada kita semua. Aamiin

Penulis: Nafisatuzzahra'

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar