Ini Rahasia Guru Sekumpul yang Masyhur Namanya di Makkah-Madinah

Ini Rahasia Guru Sekumpul yang Masyhur Namanya di Makkah-Madinah

Muslimoderat - KH Muhamad Zaini Abdul Ghani (akrab disapa Guru Sekumpul) adalah ulama’ besar Kalimantan yang harum namanya di penjuru dunia Islam. Keistimewaan Guru Sekumpul bukan saja menjadi kisah keteladanan masyarakat Kalimantan dan Nusantara, tapi juga sampai di tanah haram (Makkah-Madinah). Sosoknya yang sejuk dan penuh senyum membuat siapa saja terkesima dengan kharisma yang dimilikinya.

Kesaksian dikisahkan oleh Habib Muhammad bin Abdurrahman Al-Habsyi. Suatu hari, Habib sedang berada di Madinah. Tak disangka, Habib justru bukan mendengarkan kisah-kisah keteladanan dari Madinah. Para ulama’ saat itu malah sedang mengisahkan sosok ulama’ dari Kalimantan Indonoesia, yakni Guru Sekumpul.

“Kenapa ini kok malah membincangkan Syekh Muhammad Zaini bin Abdul Ghani?,” tanya Habib Muhammad.

“Lha, ini kan sedang haulnya Syekh Zaini Al-Banjari. Makanya, di sini masyhur namanya,” jawab salah satu ulama’ Madinah.

Habib Muhammad mengisahkan bahwa para ulama’ Madinah mengakui kemasyhuran namanya Syekh Zaini karena kecintaan Syekh Zaini kepada Rasulullah SAW. Mereka yang begitu cinta Rasul, maka namanya akan masyhur dan itu berkah Rasulullah.

“Para ulama’ Madinah mengakui sosok Guru Sekumpul yang tidak pernah melewatkan sedikitpun dalam hidupnya untuk mengisahkan perilaku dan perkataan Nabi Muhammad kepada siapa saja. Bukan saja mengisahkan, Guru Sekumpul juga mempraktekkan apa yang datang dari Rasulullah,” tegas Habib Muhammad bin Abdurrahman Al-Habsyi menirukan pendapat para ulama’ Madinah.

Dalam kisah lain, nama Guru Sekumpul juga sangat masyhur di Makkah. Ini dikisahkan santrinya Guru Sekumpul, yakni Guru Bakri. Suatu hari, saat mau berangkat haji, Guru Bakri datang kepada Guru Sekumpul untuk meminta doa restu sekaligus mengungkapkan hal-hal penting yang diinginkannya.

“Abah Guru, siapakah Wali Allah yang bisa saya temui nanti ketika di Tanah Suci?,” tanya Guru Bakri.

“Nanti kamu ketemu Wali Qutub ya, beliau adalah Habib Abu Bakar Al-Habsyi Makkah. Pokoknya kamu yakin saja, nanti ketemu,” kata Abah Guru Sekumpul.

Guru Bakri sebenarnya masih bingung, bagaimana bisa ketemu dengan Wali Allah. Apalagi nanti banyak sekali jama’ah haji yang akan berdatangan dari segala penjuru dunia. Tapi karena Abah Guru sudah menegaskan agar yakin saja, maka Guru Bakri hanya bisa ta’at dengan dawuh Abah Guru.

Tak disangka, Allah memberikan kemudahan Guru Bakri. Mengalir saja ia mengikuti jadwal ibadah haji, sampai seminggu sebelum pulang ke Tanah Air, Guru Bakri dituntun seseorang menuju Habib Abu Bakar Al-Habsyi.

“Selamat datang waha Syekh Zaini Martapura,” kata Habib Abu Bakar Al-Habsyi yang membuat kaget Guru Bakri.

Sangat bahagia Guru Bakri bisa berjumpa dan meminta doa Wali Allah Habib Abu Bakar Al-Habsyi. Tapi Guru Bakri masih menyimpan rahasia penuh tanya, kenapa belum sampai menyampaikan apa yang diinginkan, Habib Abu Bakar Al-Habsyi sudah tahu bahkan menyambutnya. Tapi yang disambut ternyata Abah Guru Sekumpul, ini yang menjadi rahasia dirinya.

Ketika sampai di Banjar, Guru Bakri akhirnya datang kepada Guru Sekumpul.

“Sudah Bakri. Tidak usah diceritakan. Saya sudah tahu semua kisahmu,” kata Guru Sekumpul.

Guru Bakri belum sampai cerita, Guru Sekumpul sudah mengetahui apa yang ingin dikisahkan. Guru Bakri makin tambah yakin, itulah sosok Guru Sekumpul yang kewaliannya sangat masyhur di Makkah dan Madinah.

Sumber: bangkitmedia.com

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar