Ubah Pancasila Jadi Pancagila, Pemuda Kalbar Ditangkap Polisi

Ubah Pancasila Jadi Pancagila, Pemuda Kalbar Ditangkap Polisi

Seorang pemuda berinisial GP (24) asal Wajok Hilir, Kabupatem Mempawah, Karlab ditangkap Tim Siber Polda Kalbar karena mengubah nama Pancasila jadi Pancagila. Hal ini dilakukan GP di melalui akun Facebooknya.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Kombes Mahyudi Nazriansyah, mengatakan pengungkapan kasus itu bermula dari Subdit 5 Direktorat Reskrimsus atau Subdit Siber Crime melakukan patroli di media sosial.

Polisi menemukan akun yang mengunggah dan mengubah Pancasila dan bunyi ke lima Pancasila menjadi "Pancagila".

"GP diamankan, Rabu (2/10) karena memposting lambang negara yang diubah menjadi Pancagila dan mengubah bunyi Pancasila. Ini merupakan hasil patroli media sosial yang dilakukan anggota siber, dan dilakukan profiling," kata Mahyudi sebagaimana dilansir Antara, Kamis (3/11/2019).

Untuk mengamankan pengunggah lambang negara ini pun Subdit 5 Direktorat Reskrimsus Polda Kalbar berkoordinasi dengan Polsek Siantan untuk mengamankan pelaku.

"Saat ini pelaku sudah diamankan Subdit 5 untuk dilakukan pemeriksaan dan pemberkasan. Rencananya juga akan berkoordinasi dengan ahli bahasa dan pidana," tambahnya.

GP terancam dikenakan ancaman tindak pidana 'dengan sengaja dan tanpa hak menyebarkan berita bohong yang mengakibatkan kerugian konsumen' dan/atau 'setiap orang mencoret menulisi, menggambari atau membuat rusak lambang negara dengan maksud untuk menodai, menghina atau merendahkan lambang negara' sebagaimana dimaksud dalam pasal 45A ayat (1) Jo pasal 28 ayat (1) UU ITE dan pasal 68 UU No. 24/2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Ia mengimbau, kepada masyarakat agar menggunakan medsos dengan bijak, dengan tidak memposting yang sifatnya berdampak negatif.

"Mari kita gunakan medsos dengan bijak, dan tidak ikut menyebarkan berita bohong atau hoaks," katanya.

Sumber : detikcom

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar