Gus Miftah Bakal Meriahkan Parade Santri Cinta Damai di 'Car Free Day'

Gus Miftah Bakal Meriahkan Parade Santri Cinta Damai di 'Car Free Day'

Muslimoderat.net -- Ulama muda kondang, KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) dijadwalkan bakal memeriahkan Parade Santri Cinta Damai, Ahad (13/10) di arena Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day (CFD).

Parade yang diinisiasi Kementerian Agama melalui Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Direktorat Jenderal Pendidikan Islamdilangsungkan mulai pukul 06.00 WIB di Kantor Kemenag, Jalan MH Thamrin Jakarta Pusat.

"Parade akan diisi dengan jalan santai dan olahraga," demikian rilis yang diterima NU Online, Jumat (11/10) malam.

Dalam agenda ini, Gus Miftah hadir bersama Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Keduanya dijadwalkan mengisi tausiah kebangsaan.

Sosok Gus Miftah sejak beberapa bulan ini ramai dibicarakan di media sosial, karena aksi dakwahnya di tempat hiburan. Menurutnya, aksi tersebut dilakukan dalam rangka berdakwah kepada siapa saja tanpa melihat profesinya, termasuk para pekerja di klub malam, lokalisasi, dan tempat lain.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menilai bahwa aksi dakwah yang dilakukan oleh Gus Miftah tergolong ekstrem. Sebab membutuhkan keberanian, keikhlasan, dan ketabahan dalam menjalaninya.

Santri di Garda Depan Suarakan Perdamaian

Parade Santri Cinta Damai, diperkirakan akan lebih meriah dan syahdu sebab ada panggung musik shalawat perdamaian yang akan menampilkan vokalis Veve Zulfikar.

Di samping itu, salah satu agenda menarik dalam acara Parade Santri Cinta Damai ini adalah pembentangan bendera Merah Putih sepanjang 740 meter. Bendera tersebut nantinya akan dibentangkan oleh ratusan santri di rute CFD.

Parade Santri Cinta Damai diselenggarakan dalam rangka memeriahkan Hari Santri yang sudah ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo melalui Keppres No. 22 Tahun 2015 silam. Parade ini juga sekaligus hendak meneguhkan bahwa kaum santri pesantren berani berdiri di garda terdepan untuk menyuarakan perdamaian di tengah maraknya pertikaian, konflik, dan peperangan.

Car Free Day pada momentum menyongsong Hari Santri ini dibuka untuk umum, bukan hanya diikuti oleh kalangan santri. Panitia juga akan menyediakan beragam hadiah-hadiah menarik (doorprize) yang diundi pada akhir acara.[sumber: NU Online]

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar