Sempat Berselisih dengan GP Ansor, Mantan Anggota DPRD Pasangkayu Ini Justru Gabung ke Banser

Sempat Berselisih dengan GP Ansor, Mantan Anggota DPRD Pasangkayu Ini Justru Gabung ke Banser

Mantan Anggota DPRD Pasangkayu Ikram Ibrahim, bergabung ke Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

Ikram Ibrahim, merupakan politisi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Ikram Ibrahim dibai'at sebagai kader GP Ansor setelah mengikuti rangkaian Diklat Terpadu Dasar (DTD).

DTD GP Ansor Mamuju diadakan 12-15 September di Desa Kalepu, Kecamatan Tommo.

Ikram mengaku sangat bangga bisa diterima menjadi bagian dari keluarga besar GP Ansor Sulawesi Barat.

Meski sebelumnya pernah berburuk sangka terhadap Banser NU, hingga akhirnya dilaporkan ke Polres Pasangkayu oleh Pengurus PC GP Ansor Pasangkayu.

"Saya sangat bersyukur bisa mendapat kesempatan mengikuti DTD ini, karena terus terang sebelumnya saya pernah berprasangka buruk terhadap teman-teman Banser,"kata Ikram.

Namun setelah mengikuti proses DTD, Ia baru benar-benar memahami tugas sesungguhnya yang ada dipundak kader-kader Ansor Banser.

"Disini saya baru benar-benar tahu bagaimana tugas sesungguhnya Banser. Benar-benar tidak seperti yang saya pikirkan selama ini, tujuan Ansor Banser adalah murni agama dan kebangsaan, yang tidak nampak di publik,"ujarnya.

Ikram mengaku mendapat hikmah yang besar atas ucapannya di media sosial tentang Banser.

Karena itu, ia bisa mengenal jauh tentang Ansor Banser.

Walaupun ia harus menempuh waktu sekitar enam jam dari Pasangkayu menuju Desa Kalepu Mamuju untuk ikut DTD.

"Itu baru saya ketahui setelah ikut disini (DTD). Saya mau bilang ini adalah sebenarnya hidayah," tambah Ikram.

Banser bukanlah tugasnya ribut, seperti yang disangkakan selama ini.

Melainkan murni menjaga negara, agama dan ulama.

"Tanpa mengurangi rasa hormat saya, melalui DTD ini mohon saya diterima menjadi bagian dari keluarga besar Ansor-Banser yang akan menjadi benteng Ulama dan NKRI,"sambungnya.

Source: tribunnews.com

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar