Pertama Kali, Guru Perempuan Ajar Siswa Laki-laki di Sekolah Negeri Saudi

Pertama Kali, Guru Perempuan Ajar Siswa Laki-laki di Sekolah Negeri Saudi

Guru perempuan akan mengajar siswa laki-laki di sekolah negeri di seluruh Kerajaan Saudi untuk pertama kalinya. Asisten Direktur Jenderal Pendidikan Kementerian Pendidikan Arab Saudi, Suaad al-Mansour mengatakan, melalui kebijakan ini pihaknya bertujuan untuk meningkatkan efisiensi sistem pendidikan dan memastikan setiap anak memiliki akses ke pendidikan berkualitas di seluruh Kerajaan.

Selain meningkatkan kualitas pendidikan, Kementerian Pendidikan Saudi juga bertujuan meningkatkan efisiensi pemanfaatan ruang dan memanfaatkan penuh gedung sekolah umum.

Menurut data kementerian, seperti diberitakan Arab News, Senin (2/9), guru perempuan akan mengajar 13,5 persen anak laki-laki Saudi, menghemat 533 juta dolar AS dari anggaran pendidikan.

“Proyek ini akan menjembatani kesenjangan yang dihadapi anak laki-laki muda setelah pindah dari TK ke sekolah dasar. Kelas-kelas di sekolah anak usia dini dirancang khusus agar sesuai dengan kebutuhan mereka pada usia ini, dan diajar perempuan akan memberi mereka pengalaman belajar yang lebih bermanfaat,” jelas al-Mansour.

Perlu diketahui, banyak sekolah swasta di Saudi yang menugaskan pengajaran dasar kepada guru-guru perempuan beberapa puluh tahun yang lalu. Namun untuk sekolah negeri Saudi, guru perempuan baru akan diperbantukan.

Seorang guru anak usia dini di Saudi dengan pengalaman 22 tahun, Maryam al-Zahrani, mengaku senang dengan kebijakan Kementerian Pendidikan Saudi tersebut.
Ia mengatakan, akan segera mencalonkan diri sebagai guru sekolah negeri setelah proyek tersebut diumumkan.

Menurutnya, hari pertama sekolah adalah hari yang sangat penting. Ia menuturkan, siswa perlu merasa bahwa perempuan di hadapan mereka lebih seperti ibu, dari pada hanya seorang guru.

Di Saudi, sekolah pendidikan dini berjumlah 1.460, terdiri dari 3.313 ruang kelas untuk 83.000 siswa TK dan 3.483 ruang kelas untuk 81.000 untuk siswa pendidikan anak usia dini. 13,5 persen dari siswa-siswa di sekolah pendidikan dini tersebut akan diajar oleh guru perempuan.[NU Online]

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids