Film The Santri Dikritik Tapi Banyak yang Ngintip

Film The Santri Dikritik Tapi Banyak yang Ngintip

Oleh : Habibullah

Film "The Santri" menceritakan realita pesantren secara utuh yang ada di Indonesia termasuk mengaji, belajar beladiri dan kesenian lainnya.

Di sela-sela kegiatan yang padat, ada sebagian penghuni penjara suci itu yang mencuri moment untuk menumpahkan rasa dengan kedipan mata, nulis di bangku atau membuang secarik kertas, semuanya dihidangkan oleh sutradara yang memberi kesan bahwa santri itu juga manusia normal pada umumnya namun masih tahu aturan tidak sampai main kuda-kudaan sebagaimana yang dilakukan pelajar di luar.

Ada sebagian yang mengkritik film ini agar tidak perlu ditayangkan karena tidak sesuai syariat. Ya.... menurut saya itu biasa, sebagai check and balance.

Jangankan film, semua kegiatan santri di dunia nyata seperti karnaval, drum band, lomba akhir tahun, MTQ dan agustusan tidak akan pernah lepas dari pelanggaran syariat, akan tetapi pelaksanaan itu tetap eksis dikarenakan manfaatnya lebih besar dari pada mudharatnya.

Sebenarnya pesan moral film yang disutradarai oleh Livi Zheng yang akan membawanya ke Hollywood  ingin menunjukkan bahwa santri Indonesia bisa menerima segala bentuk perbedaan, baik itu suku, agama, adat istiadat dan lain-lain sehingga orang barat yang selama ini menganggap islam adalah agama tertutup dan tidak bisa disentuh oleh kemajuan akan banyak mendapatkan pencerahan sehingga tidak mengkambing hitamkan dalam pergaulan internasional.

Coba anda tonton film "sang pencerah" milik muhammadiyah yang digarap oleh Hanung Brahmantyo, apakah semuanya syar'i, tidak kan...?, tapi bagi yang menontonnya akan banyak mendapat pelajaran berharga dari sosok KH Ahmad Dahlan.

Mungkin PBNU harus bikin film model "Pesantren Rock'N Roll" yang dibintangi adik Nabila Syakieb.....?

Salam Nahdlah
😁😁😁😁😁🙏🙏🙏🙏🙏

Sumber : FB Habibie

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar