Tamparan Keras Kepada yang Menyalahkan Peringatan Tahun Baru Islam

Tamparan Keras Kepada yang Menyalahkan Peringatan Tahun Baru Islam

"Jika Memperingati Malam Tahun Baru Islam Bid'ah"

Maka bid'ahkan juga kalender Hijriyah. Sebab di masa Nabi tidak ada sistem penghitungan tahun menggunakan kejadian hijrah. Pakailah penghitungan tahun seperti di masa Nabi. Dahulu penghitungan tahun menggunakan nama kejadian, seperti Tahun Gajah (sebelum Nabi lahir ada pasukan Abrahah akan menghancurkan Ka'bah dengan menaiki gajah), Tahun Kesedihan (karena paman dan istri Nabi wafat hampir bersamaan) dan sebagainya.

Hijriyah baru ditetapkan di masa Amirul Mukminin Sayidina Umar bin Khattab:

ﺟَﻤَﻊَ ﻋُﻤَﺮُ اﻟﻨَّﺎﺱَ ﻓَﺴَﺄَﻟَﻬُﻢْ ﻣِﻦْ ﺃَﻱِّ ﻳﻮﻡ ﻳُﻜْﺘَﺐُ اﻟﺘَّﺎﺭِﻳﺦُ؟ ﻓَﻘَﺎﻝَ ﻋَﻠِﻲُّ ﺑْﻦُ ﺃَﺑِﻲ ﻃَﺎﻟِﺐٍ: «ﻣِﻦْ ﻳَﻮْﻡِ ﻫﺎﺟﺮ ﺭَﺳُﻮﻝُ اﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ اﻟﻠﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻭَﺗَﺮَﻙَ ﺃَﺭْﺽَ اﻟﺸِّﺮْﻙِ» ﻓَﻔَﻌَﻠَﻪُ ﻋُﻤَﺮُ ﺭَﺿِﻲَ اﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ

Umar mengumpulkan umat Islam dan bertanya: "Sejak hari apa tahun akan dicatat?" Maka Ali bin Abi Thalib mengusulkan: "Sejak Rasulullah shalallahu alaihi wasallam hijrah meninggalkan tanah kesyirikan". Kemudian Umar melakukannya (Riwayat Al-Hakim).

Bulan Muharram tidak hanya dijadikan awal tahun kalender Hijriyah, namun juga ada beberapa hal yang dianjurkan didalamnya. Ada yang sunah berdasarkan hadis sahih, ada anjuran dengan keutamaan dalam hadis dlaif dan ada pula yang menjadi tradisi. Apa saja yang diperbolehkan? Ngaji nanti sore di PWNU.

Disadur dari Ustadz Maruf Khozin

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids