Sorban Hijau; Saksi Kedekatan Presiden dengan Syaikh Maimoen Zubair

Sorban Hijau; Saksi Kedekatan Presiden dengan Syaikh Maimoen Zubair

Hari ini, Selasa 5 Dzul Hijjah 1440/06 Agustus 2019 kabar duka menyelimuti Tanah Air tercinta. Kiai sepuh dan karismatik KH Maimun Zubair atau akrab disapa Mbah Moen wafat.

Kepergian Mbah Moen di Mekah merupakan kehilangan besar bagi Indonesia, khususnya kepada para santri dan warga NU di seluruh Indonesia. Beliau adalah sosok penting yang gigih membela NKRI serta selalu memperjuangkan nilai-nilai keislaman dan ke-Indonesiaan.

Kabar meninggalnya Mbah Moen mendapat banyak ucapan belasungkawa dari para tokoh bangsa ini, diantaranya adalah presiden Jokowi yang memiliki kedekatan khusus dengan beliau.

Dalam akun instgramnya @jokowi, Presiden Jokowi turut berduka dan menyampaikan ucapan bela sungkawa atas meninggalnya tokoh NU tersebut.

Berikut kenangan presiden Jokowi yang diunggah di akun Instagramnya pada Selasa (06/8/2019) :

“Saya masih menyimpan sorban hijau ini — sorban yang dikalungkan sendiri oleh Kiai Haji Maimun Zubair.

Sudah dua kali saya berkunjung ke kediaman beliau di Pondok Pesantren Al-Anwar di Sarang, dua kali pula saya diajak masuk ke kamar beliau. Terakhir, kami salat Magrib berjamaah di kamar itu. Beliau yang jadi imamnya.

Dan hari ini, kita mendengar kabar duka, Mbah Moen berpulang ke hadirat Allah SWT di Makkah. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun.

Kepergian Mbah Moen tidak saja sebuah kehilangan besar bagi saya dan keluarga besar Pondok Pesantren Al Anwar Rembang, Jawa Tengah, tapi juga umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia.

Semasa hidupnya yang panjang, Mbah Moen begitu karismatik, selalu jadi rujukan bagi umat Islam terutama dalam soal-soal fikih. Juga kegigihan almarhum dalam menyampaikan masalah “NKRI harga mati”. Atas nama keluarga dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga Allah SWT memberinya tempat yang lapang di sisiNya, dan segenap keluarga yang ditinggalkan kiranya diberi kekuatan dan kesabaran. Amin Ya Rabbal Alamin”.

View this post on Instagram

Saya masih menyimpan sorban hijau ini -- sorban yang dikalungkan sendiri oleh Kiai Haji Maimun Zubair. Sudah dua kali saya berkunjung ke kediaman beliau di Pondok Pesantren Al-Anwar di Sarang, dua kali pula saya diajak masuk ke kamar beliau. Terakhir, kami salat Magrib berjamaah di kamar itu. Beliau yang jadi imamnya. Dan hari ini, kita mendengar kabar duka, Mbah Moen berpulang ke hadirat Allah SWT di Makkah. Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Kepergian Mbah Moen tidak saja sebuah kehilangan besar bagi saya dan keluarga besar Pondok Pesantren Al Anwar Rembang, Jawa Tengah, tapi juga umat Islam dan seluruh rakyat Indonesia. Semasa hidupnya yang panjang, Mbah Moen begitu karismatik, selalu jadi rujukan bagi umat Islam terutama dalam soal-soal fikih. Juga kegigihan almarhum dalam menyampaikan masalah "NKRI harga mati". Atas nama keluarga dan rakyat Indonesia, saya menyampaikan duka cita yang mendalam. Semoga Allah SWT memberinya tempat yang lapang di sisiNya, dan segenap keluarga yang ditinggalkan kiranya diberi kekuatan dan kesabaran. Amin Ya Rabbal Alamin.
A post shared by Joko Widodo (@jokowi) on

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids