Soal Ustad Abdul Somad, PBNU Ingatkan Piagam Madinah: Jangan Mencaci

Soal Ustad Abdul Somad, PBNU Ingatkan Piagam Madinah: Jangan Mencaci

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Marsudi Syuhud mengomentari ceramah Abdul Somad yang memantik kecaman karena dinilai menghina simbol agama Nasrani.

Kiai Marsudi manyampaikan rambu-rambu akhlak terkait ceramah Abdul Somad. Kiai Marsudi menjelaskan, kehidupan berbangsa dan bernegara telah diatur sejak zaman Rasulullah Muhammad SAW untuk tidak saling mencaci maki, merendahkan, menyalahkan, dan saling menjelekkan.

Aturan itu dibuat oleh Nabi Muhammad SAW sebagai undang-undang dengan nama Piagam Madinah.

“Piagam itu mengatur kehidupan agar bisa hidup damai antar semua elemen bangsa dan pemeluk agama,” kata Kiai Marsudi kepada Tempo pada hari ini, Senin, 19 Agustus 2019.

Kiai Marsudi menegaskan, bahkan Islam melarang umatnya mencaci maki orang yang menyembah selain Allah SWT. Hal ini dilarang karena akan saling bermusuhan. “Dan menjelekkan tanpa ilmu.”

Dia tak mau mengadili Abdul Somad karena hal itu ada hukumnya sendiri. Tapi, melalui rambu akhlak yang disampaikannya diharapkan bangsa Indonesia dapat memahaminya.
Kiai Marsudi mengimbau seluruh ustad dan kyai di Indonesia dapat memberi pelajaran mengenai Piagam Madinah sebagai akhlak dan melaksanakan perilaku yang telah dicontohkan Rasulullah.

Sumber: tempo.co

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids