Heboh Anggota Kokam Bawa Bendera HTI, Muhammadiyah Minta Maaf

Heboh Anggota Kokam Bawa Bendera HTI, Muhammadiyah Minta Maaf

Sebuah foto kelompok orang berseragam Komando Kesiapsiagaan Angkatan Muda (KOKAM) Pemuda Muhammadiyah mendadak menjadi viral di media sosial (Medsos).

Pasalnya, dalam foto tersebut, mereka berpose menggunakan bendera yang sering dipakai organisasi terlarang yang sudah dibubarkan pemerintah yakni Hizbut Tahrir Indonesia (HTI).

Belakangan, diketahui foto tersebut diambil di alun-alun Kabupaten Blora, usai pelaksanaan upacara HUT Kemerdekaan RI ke 74, Sabtu (17/8).

Foto tersebut disebarkan melalui Medsos Facebook oleh pemilik akun bernama Abu Ufawauma dan sudah dikomentari sebanyak 413 dan dibagikan 56 kali.

Ditemui di Kantor PD Muhammadiyah, Ketua Muhammadiyah Blora, Ngastoyo membenarkan kejadian itu. Menurutnya, usai foto tersebut menjadi viral di Medsos, pihaknya langsung menggelar rapat internal untuk melakukan klarifikasi terhadap anggota KOKAM.

"Benar, itu beberapa anggota KOKAM kita. Tapi kita juga belum tahu latar belakangnya. Ini nanti kita baru akan gelar rapat koordinasi untuk klarifikasi foto itu,"  ucap Ngastoyo, Senin (19/8).

Sementara itu, ketua KOKAM Blora, Nurul Mukminin mengakui foto tersebut merupakan anggotanya. Namun, dia mengatakan jika pengambilan foto tersebut semata-mata sebagai bentuk kebanggaan Panji kebesaran Islam.

"Memang benar itu anggota kita, kami sengaja melakukan hal itu hanya semata-mata bentuk kebanggaan terhadap Panji kebesaran Islam, bukan untuk maksud tujuan lain. Jadi kalau memang kami telah membuat resah, kami memohon maaf," kata Nurul.

Nurul juga memastikan jika KOKAM Blora tidak ada kaitannya dengan HTI. Ia menjelaskan jika bendera yang dibawa anggota KOKAM merupakan bendera tauhid bukan bendera HTI.

"KOKAM sama sekali tidak ada kaitannya dengan HTI. Bendera tauhid dengan HTI jelas beda, sesuai dengan slogan kami "Perkasa" (Pertahankan Kalimat Syahadat)," tandasnya. [jie]

Source: rmoljateng.com

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids