Gus Sholah: Menolak Istilah NKRI Bersyariah Bukan Berarti Anti Syariat Islam

Gus Sholah: Menolak Istilah NKRI Bersyariah Bukan Berarti Anti Syariat Islam

Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Salahuddin Wahid atau Gus Solah, Menteri Pertahanan Ryzamizard Ryacudu, dan Mantan Wakil Presiden Try Sutrisno menyatakan tak ada istilah NKRI bersyariah karena sila pertama Pancasila sudah direvisi. Mereka menganggap umat Islam selama ini bisa beribadah tanpa ada istilah NKRI bersyariah.

NKRI bersyariah sendiri merupakan salah satu hasil Ijtimak Ulama IV yang digelar beberapa waktu lalu.

"NKRI bersyariah itu tidak ada. Dulu sila pertama itu kan dicoret, menjadi Ketuhanan Yang Maha Esa. Di UUD juga dulu mengandung kata syariah, sekarang tidak ada," ujar Gus Sholah di Grand Sahid Jaya, Senin (12/8).

Gus Sholah menegaskan, penolakan terhadap istilah NKRI bersyariah itu tak lantas membuatnya anti terhadap syariat Islam. Menurutnya, tanpa menggunakan istilah NKRI bersyariah pun masyarakat dapat menjalankan syariat Islam dengan baik.

"Syariah Islam jalan di Indonesia tanpa rumusan NKRI bersyariah. Tanpa istilah NKRI bersyariah, jalan kok syariah Islam. Jadi tidak perlu ada istilah itu," katanya.

Gus Solah menegaskan bahwa masyarakat hanya perlu menggunakan istilah NKRI. Tanpa ada embel-embel syariat lagi.

"Sudah cukup NKRI, karena cukup banyak syariah Islam baik yang universal maupun yang khusus sudah masuk dalam UU," tutur Gus Sholah.


Sumber: Cnnindonesia.com

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar