Unusa Segera Tempatkan Lulusan Kedokteran di Sejumlah Pesantren

Unusa Segera Tempatkan Lulusan Kedokteran di Sejumlah Pesantren

Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) bertekad memberikan yang terbaik, khususnya bagi warga NU (nahdliyin) di berbagai kawasan. Salah satu yang digagas adalah mengirimkan alumnus fakultas kedokteran kampus setempat di beberapa pesantren di Jawa Timur.

Penegasan tersebut disampaikan Wakil Rektor I Unusa, Kacung Marijan. Dirinya menyatakan bahwa kampus kebanggaan warga NU tersebut telah mengembangkan kesehatan pesantren di beberapa daerah, satu di antaranya di kawasan Lamongan.

"Kami aktif memberikan masukan kepada Jawa Timur untuk bersama-sama menjaga kesehatan. Kami sudah lengkap, ada bidang promosi, fakultas kedokteran dan keperawatan. Sudah kami rintis untuk promosi pencegahan penyakit," katanya kepada media ini, Selasa (16/7)

Sebagai perguruan tinggi yang didukung Nahdlatul Ulama, pihanya akan menempatkan sejumlah lulusan dokter di beberapa pesantren yang ada di Jawa Timur. Bila hal ini dapat terealisir, tentunya akan sangat membanggakan. Dalam artian, kampus tidak semata mencetak para tenaga profesional, juga memiliki kepedulian dengan kondisi masyarakat sekitar.

"Dukungan sudah ada, tentu kami kerja sama dengan NU. Kami nanti menamatkan dokter tahun depan. Persediaannya harus ada dulu sehingga ada klinik di pesantren dan alumni kami akan bergilir," tandasnya.

Sebelumya Unusa bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Jatim dan President of International Federation Green Crescent Society membahas kesehatan lingkungan terutama pondok pesantren.

Hal tersebut selaras dengan fokus Poskestren (Pos Kesehatan Pondok Pesantren) yang dibahas pada Surabaya International Health Conference (SIHC) akhir pekan lalu.

"Fokus utama kesehatan lingkungan, ibu dan anak, menggerakan tenaga kesehatan mendekati masyarakat. Kesehatan pesantren salah satu yang kami bahas," kata Kepala Dinkes Jatim Kohar Hari Santoso saat memberikan pemaparan materi pada acara SIHC 2019.

Menurutnya, perilaku hidup sehat di pesantren akan berdampak pada lingkungan dan syiarnya. Misalnya, disebutkan Kohar, pesantren daerah tanpa rokok.

"Kami mengembangkan kesehatan pesantren, pesantren sudah banyak yang bagus, pesantren daerah tanpa rokok," pungkasnya.

Tidak lama, Unusa juga telah menandatangani kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lamongan. Isi perjanjian tersebut adalah penempatan para dokter muda lulusan kampus tersebut di sejumlah Pusat Kesehatan Masyarakat atau Puskesmas. (Ibnu Nawawi/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids