Seorang Anggota Banser Jalan Kaki Lampung-Jakarta atas Kemenangan Jokowi-Kiai Ma'ruf

Seorang Anggota Banser Jalan Kaki Lampung-Jakarta atas Kemenangan Jokowi-Kiai Ma'ruf

Ada banyak cara bagi setiap orang untuk mengungkapkan kegembiraan atas suatu kejadian atau peristiwa. Warga NU biasanya melakukan syukuran melalui berbagai cara dalam rangka tahadduts binnikmah dengan hati, lisan, atau perbuatan.

Jenis tahaddust binnikmah tidak mengikat bagi setiap orang selama tidak menjadi nazar. Namun apabila telah dinazarkan, maka hukum mengerjakan nazar menjadi wajib.

Seperti nazar kader Banser Ansor Musirawas Utara Maskhun Arif Hidayat (48) yang bernazar akan berjalan kaki dari Musirawas Utara menuju Ibu Kota Jakarta dengan jarak tempuh sekitar 600 kilometer jika pasangan Jokowi-KH Ma'ruf Amin terpilih sebagai pasangan presiden-wakil presiden pada Pilpres 2019.

Sebenarnya niat ini hendak ia lakukan sejak beberapa waktu lalu. Namun memilih menunggu penetapan KPU atas sengketa KPU di Mahkamah Konstitusi. Di Jakarta ia bernazar untuk datang ke kantor PBNU dan Istana negara.

Atas niat itu, sejumlah pengurus Ansor di kabupaten dan provinsi yang akan dilewati Maskhun Arif Hidayat bersiap menyambut dan menemani perjalanan hingga estafet selanjutnya.

Jajaran Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor dan Satuan Koordinasi Cabang (Satkorcab) Banser di Provinsi Lampung misalnya menyambut kehadiran anggota Banser ini.

Ketua Ansor Mesuji, Jupri mengintruksikan Kasatkorcab Banser setempat Apristianto menyambut dan mengawal perjalanan Maskhun dari perbatasan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel dan Mesuji, Lampung.

"Kami antar sahabat dari Desa Bina Karya Kecamatan Karang Dapo Kabupaten Musi Rawas utara tersebut hingga perbatasan Kabupaten Tulang Bawang," ujar Apris, Rabu (3/7).

Di Kabupaten Tulang Bawang, Hidayat yang dilepas dari Pesantren Darussalamah, Marga Sakti, Muara Kelingi, asuhan Kiai Utsman Syafi`i pada Senin 1 Juli 2019, disambut jajaran PAC Ansor Banjar Margo.

"Nanti dari Banjar Margo akan diserahkan ke PAC selanjutnya, dan kami pastikan akan ada yang mengiringi perjalanan sahabat Hidayat secara estafet," ujar Ketua Ansor Tulang Bawang Heri Yanto.

Untuk aktivitas ekstrim yang akan dilakukan kurang lebih selama 15 hari ini, Hidayat berbekal satu ransel berisi pakaian, obat-obatan, bendera merah putih dan bendera PC GP Ansor Musirawas Utara.

"Selama melintasi Lampung, Banser harus menyambut dengan baik sahabat kita itu," ujar Kasatkorwil Banser Lampung Tatang Sumantri. (Gatot Arifianto/Ahmad Rozali/NU Online).

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar