Kalah Pilpres 2019, Janji Prabowo Jemput Imam Besar Pulang ke Indonesia Kandas?

Kalah Pilpres 2019, Janji Prabowo Jemput Imam Besar Pulang ke Indonesia Kandas?

Capres Prabowo Subianto kalah di Pilpres 2019 atas rivalnya Joko Widodo (Jokowi).

Atas kekalahan itu, bagaimana dengan kepulangan imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab ke Indonesia yang kini bermukim di Makkah, Arab Saudi?

Dalam kampanyenya, Prabowo Subianto sempat menjanjikan akan menjemput Habib Rizieq Shihab jika memenangkan Pilpres 2019.


Bahkan, kala itu Prabowo Subianto menjanjikan akan menjemput sendiri ke Makkah.

"Jika terpilih saya akan jempit Habib Rizieq", ujar Prabowo Suabianto disambut sorak dan tepuk tangan para pendukungnya, saat kampanye di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Minggu (7/4/2019).

Saat itu, Prabowo Subianto juga mengajak pendukungnya untuk ikut menjemput Habib Rizieq Shihab ketika sudah tiba di bandara di Indonesia.

"Dan kita sama-sama nanti jemput di lapangan terbang," ujar Prabowo Subianto.


Dalam kampanye tersebut, Prabowo Subinato memutar video Habib Rizieq yang menjelaskan 10 alasan mengapa memilih pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Faktanya Prabowo Subianto kalah dalam Pilpres 2019.

Itu artinya, janji Prabowo Subianto sulit untuk bisa dipenuhi.

Dan rencana pendukung Habib Rizieq Shihab menjemput di bandara pun tidak akan terwujud.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, Ketua Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Yusuf Muhammad Martak mengatakan belum waktunya membicarakan kepulangan Habib Rizieq Shihab.

Pengunjukrasa di MK Yakin Habib Rizieq Pulang

Dalam aksi mengawal sidang putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas sengketa hasil Pilpres 2019 terdapat juga massa yang tergabung dalam kelompok PHBG (Pecinta Habib Bahar) dari Bogor dan Tangerang, ikut berkumpul di sekitar Gedung Mahkamah Konstitusi, Kamis (27/6/2019).

Dalam aksinya, massa yang mayoritas masih remaja itu meminta Habib Bahar bin Smith yang menjadi terdakwa kasus kekerasan untuk dibebaskan.

Mereka berdatangan sejak pukul 08.45 WIB dari arah Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jakarta Pusat, sambil menyanyikan yel-yel, "bebaskan guru kami".

Mereka datang mengenakan sarung dan peci dan membentangkan foto Habib Bahar bin Smith dan bertuliskan 'Keluarga Besar Galuga Curug PHBG Tangerang'.

Beberapa ibu-ibu yang ikut aksi di MK ikut meramaikan dan menyerukan yel-yel.

Ibu-ibu tersebut memberikan beberapa makanan ringan dan minuman kepada massa yang menuntut Habib Bahar dibebaskan.

Salah satu peserta aksi, Muhammad Jafri (15) mengatakan, ia bersama teman-temannya mengikuti aksi kawal MK untuk menuntut keadilan agar Prabowo Subianto menjadi presiden.

Mereka juga menyinggung soal pimpinan FPI Rizieq Shihab.

"Ya kalau Prabowo menang, Habib Rizieq pulang dan Habib Bahar pun bebas" katanya.

Ia mengaku komunitasnya juga telah demo di Bandung tanggal 20 Juni lalu untuk menuntut pembebasan Habib Bahar bin Smith.


Para remaja tersebut pun beristirahat tidak lama setelah mereka melewati gedung Kementrian Kordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam).

KPU Tetapkan Jokowi-Maruf Amin Presiden dan Wakil Presiden RI

Komisi Pemilihan Umum ( KPU) resmi menetapkan Joko Widodo (Jokowi) sebagai presiden dan Maruf Amin sebagai wakil presiden terpilih dalam Pilpres 2019.

Ketua KPU Arief Budiman menetapkannya dalam sidang pleno di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Minggu (30/6/2019).

"Menetapkan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih dalam Pemilihan Umum Presiden dan Wakil Presiden Tahun 2019 Nomor Urut 01, Sdr. Ir. H. Joko Widodo dan Sdr. Prof. Dr. (HC) KH. Ma'ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 85.607.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional, sebagai Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode Tahun 2019-2024," ujar Arief.


Arief mengatakan keputusan itu berlaku sejak tanggal ditetapkan. Setelah keputusan itu dibacakan, KPU menyerahkan salinannya kepada masing-masing perwakilan partai politik.

Kemudian KPU juga menyerahkannya kepada Ketua DPR Bambang Soesatyo, Menteri Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan Ketua Bawaslu Abhan.

KPU juga menyerahkan salinan itu kepada dua pasangan capres dan cawapres paslon 02. Kepada paslon nomor urut 02, salinan itu diserahkan kepada yang mewakili yakni politisi Partai Gerindra Habiburokhman. Selanjutnya, KPU menyerahkan salinan itu kepada Jokowi-Ma'ruf Amin.


--
Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Kalah Pilpres 2019, Janji Prabowo Jemput Habib Rizieq Shihab Pulang ke Indonesia Kandas?,

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids