Gandeng Polri, Banser Jombang Tingkatkan Kualitas Pengabdiannya

Gandeng Polri, Banser Jombang Tingkatkan Kualitas Pengabdiannya

Satuan Koordinasi Rayon (Satkoryon) Banser Mojowarno, Kabupaten Jombang, Jawa Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Keselamatan dan Pengamanan Lalu Lintas (Lalin) dengan tema 'Meningkatkan Profesionalisme Anggota dalam Melayani Masyarakat' di Aula Kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Mojowarno.

Kegiatan yang dibuka Waka Satkorcab 1 Banser Jombang, H Djamaludin Karim diikuti oleh 46 peserta terdiri dari anggota Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Satkoryon Mojowarno dan Mojoagung.

Ketua penyelenggara Musthofa mengatakan, Bimtek ini merupakan sarana Banser untuk meningkatkan kualitas pengabdiannya kepada masyarakat, terutama saat memberikan bantuan kepada masyarakat dalam pengamanan, juga saat mengatur arus lalu lintas.

"Banser memiliki kemampuan cukup banyak, tak terkecuali dalam hal pengamanan lalu lintas. Setiap personil harus bisa mengamalkan ilmunya dengan baik melalui Bimtek ini dan harus lebih percaya diri," jelasnya, Senin (8/7).

Untuk menunjang kualitas pengabdiannya, peserta Bimtek diberikan beragam materi. Di antaranya tentang ke-lalulintasan disampaikan oleh Kanit Binmas polsek Mojowarno Aiptu Achmad Dimyati. Sedangkan untuk praktik lapangannya dipandu langsung Kapolsek Mojowarno AKP Moch Wilono.

"Hal ini juga merupakan bentuk peningkatan profesionalisme bagi Banser untuk dipersiapkan dalam membantu tugas Kepolisian," ujar dia.

Ia mengatakan, penting bagi Banser dan Polri untuk senantiasa bersinergi memberikan keamanan serta kenyamanan kepada masyarakat, termasuk dalam kenyamanan berlalu lintas. Ke depan diharapkan anggota Banser lebih mengerti cara menempatkan diri saat melakukan pengaturan lalu lintas, sehingga benar-benar bisa memberikan rasa nyaman bagi pengguna jalan.

Jumlah anggota polisi dengan masyarakat untuk menciptakan kamtibmas saat ini menurut dia belum ideal. Di Jombang populasi jumlah penduduk sebesar 1,34 juta jiwa. Idealnya perbandingan Polisi dengan masyarakat yakni 1: 300, dan saat ini perbandingan masih berkisar pada satu orang Polisi harus mendampingi 1.470 orang.

"Untuk itu diharapkan bagi peserta Bimtek setelah mendapatkan materi pengaturan lalu lintas, anggota Balantas bisa memberikan manfaat bagi masyarakat pengguna jalan. Sebagai garda inti Gerakan Pemuda (GP) Ansor, Banser bisa bermitra dengan pihak kepolisian dengan baik," pungkasnya. (Syamsul Arifin/Muiz/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar