Nyaman Bergaul dengan Warga NU, Pria Asal Riau ini Memutuskan Masuk Islam

Nyaman Bergaul dengan Warga NU, Pria Asal Riau ini Memutuskan Masuk Islam

Sejak kecil hingga usia delapan tahun, Benni Susilo Sihaloho (34) merupakan penganut agama Islam. Namun di usia ke delapan tahun itu, ia keluar dari agama Islam.

“Dulu, saya dilahirkan memang Islam,” kata Benni seusai pembacaan ikrar dua kalimat syahadat di Gedung PBNU, Jakarta Pusat, Selasa (18/6).

Kemudian Benni berpindah ke Yogyakarta. Di Yogyakarta, Benni sering bertemu dengan pengurus lembaga kesehatan NU melalui kerja sama program penanggulangan HIV/AIDS.

Pria kelahiran Kota Dumai, Riau ini mengaku dalam dua tahun terakhir beberapa kali bermimpi melakukan shalat. Puncaknya, saat bulan ramadhan kemarin, ia sempat mengalami kegoncangan psikologois, yakni setiap mendengar adzan, air matanya menetes.

“Saya kalau mendengar adzan, saya menangis, kemudian melihat umat Islam keluar masuk-keluar masuk dari lif (untuk shalat),” katanya sembari meneteskan air mata.

Kemudian beberapa hari sebelum idul fitri, ia mengaku sudah berbulat hati untuk masuk Islam, tapi keinginannya untuk masuk Islam melalui NU.

Menurutnya, selama bergaul dengan aktivis kesehatan NU dirinya merasa nyaman dengan Islam. Dari situlah ia mengambil keputusan untuk masuk Islam dan mempelajarinya melalui NU.

“Alhamdulillah pada hari ini saya sudah beragama Islam,” ucap pria yang kini tinggal di Apartemen Kalibata City, Jakata Selatan itu.

Pada momen bersejarah itu, Benni dituntun membaca dua kalimat syahadat oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj. Adapun yang menjadi saksi pada ikrar tersebut ialah H Ahmad Syatiri dan Ketua PBNU KH Abdul Manan Ghani, dan Ustadz Yusuf Mansur.

Kiai Said lantas memberikan nama kepada Benni dengan menambahkan ‘Muhammad’ sehingga menjadi ‘Muhammad Benni Susilo Sihaloho.

“Saya bersyukur walau pun hanya singkat yang disampaikan Kiai Said tentang Islam itu bagaiamana, tapi saya semakin percaya bahwa agama saya agama Islam, kemudian nabi saya adalah Nabi Muhammad sallallhu alaihi wasallam,” jelasnya.

Sebelumnya, Kiai Said menyampaikan di hadapan Benni tentang sejumlah kelebihan agama Islam, seperti keaslian kitab suci Al-Qur’an, tauhidnya tidak berubah, dan syariat Islam dari dulu hingga sekarang juga sama. (Husni Sahal/Fathoni)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar