Indonesia Beruntung Diberkahi Kiai

Indonesia Beruntung Diberkahi Kiai

Seorang pengasuh pondok pesantren atau yang biasa dikenal sebagai kiai memiliki peran strategis dalam pendidikan keagamaan di Indonesia. Hal ini bukan hanya label sosial yang dialamatkan kepada seseorang yang memiliki kedalaman ilmu agama, melainkan juga penebar wajah Islam yang ramah di Indonesia. Karena itu, perjuangan para kiai dan ulama menampilkan wajah Islam yang moderat harus terus diteladani demi memperkokoh pandangan keagamaan toleran dalam tatanan masyarakat yang beragam.

Dalam konteks keindonesiaan, seorang kiai dikenal sebagai tumpuan umat untuk memperkenalkan ilmu-ilmu agama. Tidak ada dalam sejarahnya seorang kiai yang menganjurkan umat Islam atau para santrinya untuk menebar permusuhan. Justru seorang kiai secara umum membawa spirit dakwah yang damai dan memberikan ketentraman bersama seluruh komponen masyarakat. Peran strategis seperti ini yang membuat kehadiran kiai dapat memperkuat Islam moderat di Indonesia.

Dalam tradisi Islam di Indonesia, untuk menghormati dan mengenang kontribusi para kiai, biasanya dikenal dengan istilah Haul (Peringatan Hari meninggal). Kegiatan tersebut adalah bentuk penghormatan masyarakat terhadap kontribusi kiai selama masih hidup. Kiai bukan hanya pondasi bagi keberlangsungan Islam di Indonesia, tetapi juga sosok yang harus terus diteladani jejak perjuangannya di jalan agama.

Menurut Ketua Pimpinan Cabang Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (PC ISNU) Kabupaten Demak, H Muhammad Ali Maskun, tradisi haul yang berkembang di kalangan umat Islam Indonesia, terutama warga NU merupakan tradisi berharga yang patut dilestarikan. Menurutnya, umat Islam mesti beruntung karena masih bisa meneladani perjuangan para kiai dalam memperjuangkan Islam. Melalui para kiai Islam dikembangkan di seluruh penjuru Indonesia, bahkan juga dunia.

“Warga NU sangat beruntung karena oleh para kiai-kiai diajari untuk melestarikan tradisi haul para tokoh yang berjasa dalam memperjuangkan dan mengembangkan agama Islam di berbagai kawasan di muka bumi ini,” Ujarnya dalam acara Haul ke-31 KH Jalal Suyuti, di Demak.

Indonesia beruntung karena diberkahi oleh para ulama-ulama di seluruh penjuru Nusantara. Kehadiran para Kiai dan ulama adalah berkah sekaligus patron bagi umat Islam untuk senantiasa menampilkan ajaran-ajaran agama yang esensial dan menjadikan Indonesia sebagai masa depan peradaban Islam dunia.[islamramah.co]

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids