Doa dan Wejangan KH Ma’ruf Amin untuk Deddy Corbuzier

Doa dan Wejangan KH Ma’ruf Amin untuk Deddy Corbuzier

Usai prosesi mualaf di Masjid Al-Mbejaji Pondok Pesantren Ora Aji Tundan, Purwomartani, Kalasan, Yogyakarta, KH Miftah Maulana Habiburrahman (Gus Miftah) mengajak Deddy Corbuzier ke kediaman Mustasyar PBNU yang juga Cawapres RI KH Ma’ruf Amin di Jakarta.

Momen mengharukan terjadi ketika justru mereka berdua bertemu di Bandara Soetta dengan Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj. Gus Miftah dan Deddy turun dari pesawat, sedangkan Kiai Said hendak naik pesawat. Interaksi hangat terjadi antara ketiganya.

Sesampainya di kediaman Kiai Ma’ruf di Jalan Situbondo Jakarta Pusat, Gus Miftah dan Deddy Corbuzier langsung disambut tuan rumah. Nampak Ustadz Yusuf Mansur juga turut mendampingi.

Kiai Ma'ruf Amin mendoakan agar Deddy Corbuzier istiqomah atas pilihannya memeluk Islam. Deddy juga didoakan agar menjadi Muslim yang baik.

"Semoga anak saya (memanggil akrab Deddy Corbuzier) diberkati Allah, menjadi anak yang baik. Bisa juga yang baru lebih baik. Bukan berarti yang baru tidak lebih baik. Semoga mantap dan imannya semakin kuat, dan dijaga dengan ibadah. Ibadah menjaga iman," tutur Kiai Ma'ruf, Jumat (21/6).

Dalam kesempatan itu, Deddy Corbuzier ikut shalat magrib berjamaah yang dipimpin langsung oleh Ma'ruf Amin. Itu merupakan shalat maghrib pertama yang dilakukan oleh Deddy. Usai shalat, Kiai Ma'ruf Amin memberikan nasihat untuk Deddy.

Dalam wejangan tersebut, Kiai Ma'ruf Amin sempat memberikan pilihan nama untuk Deddy Corbuzier setelah menjadi seorang Muslim. Deddy diminta untuk memilih nama Ahmad atau Muhammad untuk menambah nama yang sudah ada.

Keputusan Deddy masuk Islam ini diambil setelah melalui proses yang panjang. Gus Miftah mengungkap hal yang membuat Deddy Corbuzier mantap menjadi mualaf.

Rasa yakin itu datang setelah Gus Miftah memaparkan tentang seperti apa wajah Islam. Penjelasan tersebut bisa diterima Deddy Corbuzier dan dianggap sangat rasional.

"Karena saya kan bilang Islam itu wajahnya seperti apa tergantung pintu masuknya di apa. Kalau pintu masuknya itu keras ya Islam akan jadi Islam yang keras," imbuh Gus Miftah kepada Deddy.

Kalau pintu masuknya Islam yang marah-marah, sambungnya, jadinya Islam yang marah-marah. Tapi sebaliknya kalau pintu masuknya Islam yang ramah jadinya yang ramah.

"Saya kerap berbincang dengan dia dan menyampaikan agama yang masuk ke dalam logikanya, dengan menggunakan pendekatan yang rasional," jelas Gus Miftah.

Hingga akhirnya pintu hati Deddy Corbuzier pun terbuka dan menurut Gus Miftah, mantan suami Kalina Oktarani ini mantap menjadi mualaf. (Fathoni/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar