Blak-blakan Deddy Corbuzier, Tertarik Islam Karena Dakwah Gus Miftah

Blak-blakan Deddy Corbuzier, Tertarik Islam Karena Dakwah Gus Miftah

Deddy Corbuzier mengaku tertarik dengan Islam karena pengetahuan tentang agama yang disampaikan oleh KH Miftah Maulana Habiburrahman.

Pengasuh Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta itu, kata Deddy, mengajarkannya tentang arti Islam yang sebetulnya dan tidak menakut-nakutinya.

"Dan itu yang membuat saya tertarik dan saya tidak ditakut-takutin," ujar mentalis Indonesia itu saat hendak sowan kepada KH Ma'ruf Amin, Jumat (21/6).

Setelah masuk Islam, Deddy mengaku merasa bahagia dan bangga karena lepas dari gejolak yang selama ini mendera hatinya. "Saya merasa bebas, bahagia, bangga, senang sekali, plong karena selama ini berkecamuk," ujarnya.

Pembawa acara stasiun televisi swasta itu juga mengungkapkan kebahagiaannya dapat belajar agama pada orang yang tepat.

“Saya juga senang karena saya bisa berkumpul bisa belajar agama yang baik dan yang pasti dengan orang-orang baik dan tepat,” katanya.

Selama delapan bulan belajar dengan Gus Miftah, sapaan akrab KH Miftah Maulana Habiburrahman, ia mengaku tidak mempelajari bahasa Arab, melainkan belajar intisari ajaran Islam.

"Mungkin saya tidak belajar bahasa Arabnya, tetapi belajar intinya, inti sarinya apa dan di sana indah. Bukan agama lain tidak indah. Kenapa saya pindah biar saya sama Allah yang tahu," jelas pria kelahiran 1976 ini.

Sebetulnya, ia belajar dengan Gus Miftah dan rekan-rekan Muslim lainnya untuk menjadi orang yang lebih baik. "Bagaimana menjadi orang yang lebih baik lagi itu saya dapatnya dari teman-teman muslim," ungkapnya.

Gus Miftah mengaku memahami bahwa sahabatnya itu orang yang sangat rasional. Ia menjelaskan bahwa ajaran agama tidak semuanya rasional. Ia mencontohkan perintah Allah yang diterima Nabi Ibrahim untuk menyembelih putranya, Nabi Ismail. Tentu hal tersebut tidaklah rasional.

“Kalau semua agama itu bisa diterima akal berarti gak ada bedanya antara agama dengan ilmu pengetahuan," jelas dai yang kerap berdakwah di kalangan 'pekerja malam' itu.

Gus Miftah merasa terenyuh saat mendengar Deddy betul-betul mantap masuk Islam. “Aku mantep masuk Islam,” kata Gus Miftah menirukan ucapan sahabatnya itu.

Deddy pun meminta Gus Miftah untuk menuntunnya mengucapkan syahadat. Namun, ia sempat menolak mengingat ia merasa bukan kapasitasnya untuk hal tersebut. Ia meminta sahabatnya itu untuk bersyahadat di hadapan ustadz lainnya.

Akan tetapi, Deddy tegas meminta dai muda Nahdlatul Ulama itu untuk membimbingnya. “Gua ngerti Islam dari elu,” katanya meminta.

Akhirnya pada Jumat (21/6) kemarin, di Pesantren Ora Aji, Sleman Sleman, Yogyakarta, Deddy berikrar. Setelah itu, Gus Miftah mengajaknya sowan ke ulama-ulama. (Syakir NF/Zunus/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar