7 Amalan Guru Sekumpul dalam Mendidik Anak Agar Sholeh

7 Amalan Guru Sekumpul dalam Mendidik Anak Agar Sholeh

Berkata Abah Guru Sekumpul:

“Kalau kita ingin punya anak wali, setidaknya anak kita jadi orang sholeh dan berilmu serta berakhlaq mulia, maka yang harus dilakukan seorang suami adalah:
Pertama, sebelum istri kita hamil, hendaknya kita menjaga istri kita untuk memakan makanan yang halal agar terhindar dari makanan yang haram dan syubhat.

Ini adalah modal yang paling utama dalam mendapatkan anak yang sholeh. Karena ini termasuk menjaga perut dari segala yang haram dan yang syubhat. Riba itu termasuk haram. Jadi duit yang kita belikan makanan untuk istri dan anak kita adalah duit yang halal tidak mengandung unsur riba sedikitpun. Dan yang syubhat itu maksudnya yang tidak tahu asal usulnya apakah ini halal atau haram. Maka dari itu, kita harus menjaga makanan yang masuk ke perut istri kita cukup makanan yang halal. Jangan memberi makanan yang syubhat sekalipun, apalagi yang haram.

Kedua, di kala istri kita hamil 2 bulan yang kita lakukan adalah rajin membacakan sholawat sebelum tidur setiap malam sambil memegang perut istri.

Hal ini kita lakukan mulai istri kita hamil 2 bulan sampai melahirkan. Shalawat apa saja dan setelah membaca shalawat diakhiri dengan tawasshul wali-wali.

Ketiga, rajin-rajinlah dan sering-seringlah membaca Al-Qur’an di hadapan isteri yang sedang hamil.

Karena kalau kita sering membaca al-Qur’an, insya Allah anak kita sejak kecil sampai tua dia suka membaca al-Qur’an bahkan bisa hafal al-Qur’an karena berkah dari al-Qur’an.

Keempat, banyak-banyaklah melihat foto/gambar para Waliyullah.

Foto wali-wali harus ada di rumah kita. Bila kita hendak tidur, kita lihati gambar/foto tadi, bacakan fatihah hadiahkan untuk wali yang di foto tadi namanya si fulan bin si fulan. Lakukanlah selama kita hidup. Fadhilahnya anak akan menjadi wali, bila anak tidak maka cucu yang menjadi wali, bila cucu tidak maka ke bawah terus yang jelas keturunan pasti ada yang jadi wali berkat kita cinta kepada wali.

Kelima, yang kita lakukan saat anak kita terlahir yakni buka mulutnya sambil membaca “Allahumma Faqqihhu Fiddin Wa ‘Allimhut Ta’wil”.

Kemudian adzankan di telinga kanan dan iqomahkan di telinga kiri. Setelah itu kita bacakan surah al-Qodar sebanyak 7 x dan tawasshul kepada Rasulullah saw, “Ummat engkau lahir, jadikanlah anak ini mendapatkan Nuur dari engkau wahai Rasulullah saw.”

Keenam, kita doakan terus menerus dengan doa yang baik-baik, “mudah-mudahan jadi anak yang sholeh sambil bertawasshul kepada wali-wali dengan berkat wali mudah-mudahan anakku jadi wali.”

Ketujuh, berilah nama yang baik pada anak kita sesuai nama-nama orang sholeh. Apabila anak itu laki-laki beri ia nama permulaannya dengan awalan Muhammad atau Ahmad.

Nama Muhammad adalah nama Rasulullah di bumi dan Ahmad adalah nama Rasulullah di langit. Orang yang di dalam rumahnya ada yang bernama Muhammad atau Ahmad maka rumahnya tidak akan faqir, tidak akan kelaparan. Keberkahan akan selalu mengalir ke dalam rumah tersebut berkat Rasulullah SAW.”

Kemudian, teruslah bersyukur kepada Allah SWT.

اَلْحَمْدُلِلّهِ رَبّ الْعَالَمِيْن
Demikianlah, Abah Guru Sekumpul telah banyak memberikan amalan-amalan tentang hal-hal kebaikan kepada kita semua.

اللّهم صلّ و سلّم و بارك علي سيّدنا محمّد النّبيّ الامّيّ وعل اله و صحبه و سلّم
“Semoga berkat Syafaatnya Rasulullah SAW, kita semua terkumpul bersama beliau dan bersama golongan orang yang sholeh/sholehah”

امين يارب العالمين
Aamiin Allahumma Aamiin…

Sumber: Manaqib Abah Guru Sekumpul.

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar