TGB : Pertanggungjawaban Saya Kepada Allah, Hujatan Tak Akan Pengaruhi Saya

TGB : Pertanggungjawaban Saya Kepada Allah, Hujatan Tak Akan Pengaruhi Saya

Muslimoderat.net - Ibarat peribahasa panas setahun dihapus hujan sehari, tokoh ini merasa kalangan masyarakat yang kerap mengelukan selama ini seolah berganti menjadi pencacinya setelah ia menyampaikan pilihan politiknya di tahun 2019. Itulah yang dialami Muhammad Zainul Majdi atau yang akrap dipanggil Tuan Guru Bajang (TGB).

Mantan Gubernur Nusa Tenggara Barat ini merasa jadi sasaran cibiran sejumlah pihak lantaran memilih mendukung Presiden Joko Widodo untuk memimpin pemerintahan di Indonesia hingga dua periode.

Meski menyadari hal itu, TGB tetap nyaman dengan keputusannya. Bahkan kini ia kerap berkunjung ke beberapa daerah untuk berceramah sekaligus meluruskan pandangan masyarakat setempat mengenai sosok Jokowi.  Sebab, ia paham bahwa fitnah terhadap Jokowi tidak semestinya dibiarkan.


“Pertanggungjawaban saya yang paling utama kepada Allah SWT. Kalau saya merasa nyaman dengan apa yang saya lakukan untuk menjadi bahan pertanggungjawaban saya kelak, ya saya sudah tenang. Kalau persepsi manusia kan bisa berubah-ubah,” ujar TGB.

Perubahan yang dimaksud TGB adalah tanggapan orang lain atas keputusannya untuk mendukung Jokowi. Ia menjelaskan, sebelum memberikan dukungan kepada Jokowi, banyak sekali kalangan yang memuji. Bahkan dengan pujian yang menurutnya melebihi sebenarnya.

“Setelah mendukung Pak Jokowi, serta merta pujian itu berubah menjadi hujatan,” kata TGB.

Meski begitu, TGB tetap tenang pada pendiriannya dan tidak mau ambil pusing memikirkan berbagai hujatan yang mengarah kepadanya. “Jadi saya sih memandang itu biasa-biasa saja, ya. Kan Anda tidak akan terpengaruh dengan omongan siapapun kepada Anda. Justru Anda akan terpengaruh dengan apa yang Anda katakan, apa yang Anda omongkan,” katanya.

Artinya, ia melanjutkan, nasib seseorang manusia di akhirat kelak bakal dimintai pertanggungjawaban oleh Tuhan. Dalam konteks itu, Sang Pencipta akan memberikan penilaiannya berdasarkan apa yang telah dilakukan manusia dalam kehidupannya di dunia. Termasuk apa yang diucapkan manusia tersebut sehari-hari.

“Itu yang kita pertanggungjawabkan. Bukan apa yang orang katakan tentang kita. Jadi itu prinsip sederhana saya, yang menurut saya membuat saya tenang apa adanya menyampaikan apa yang saya tahu,” kata TGB.

Sumber: Medcom.id

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar