Pantas Saja Tidak Setuju, Lha Wong Sesama Muslim Saja Mengkafirkan Kok

Pantas Saja Tidak Setuju, Lha Wong Sesama Muslim Saja Mengkafirkan Kok

Keputusan Munas NU "Larangan sebut Non Muslim dengan Kafir" dipelintir dan dibuat kontra oleh para pembenci NU, malah di media sosial ada yang menuduh sesat dan kafir para Ulama NU.

Hal ini harap dimaklumi, karena sebagian dari mereka mudah sekali memberi label kafir kepada mereka yang tidak sependapat, beda penafsiran dan juga beda pilihan politik. Ini seperti pengulangan sejarah kelam umat Islam yang gara-gara persoalan kepemimpinan selepas terbunuhnya Khalifah Utsman bin Affan kemudian terjadi perang antara pasukan Ali bin Abi Thalib dan Mu'awiyah. Keduanya adalah sahabat Nabi yang harus kita hormati, namun gara-gara perbedaan politik ada sebagian pihak yang mengkafirkan salah satu atau keduanya. Muncul pula sejumlah hadits palsu hanya sekedar untuk mencaci atau mendukung salah satunya. Ayat suci direduksi menjadi alat politik.

Saat ini pun, hanya karena beda pilihan politik tega sekali menuduh saudaranya PKI, menuduh penjilat, menuduh munafik, bahkan ada yang menuduh kafir.

Pantas saja ketika Munas NU merekomendasikan 'jangan sebut Kafir kepada Non Muslim Indonesia' mereka langsung kontra dan sumpah serapah padahal belum baca keputusan resminya, lha wong sesama muslim saja dikafirkan kok.

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar