Ibunda Meninggal, UAS Ceritakan Keseharian Sang Ibu

Ibunda Meninggal, UAS Ceritakan Keseharian Sang Ibu

Muslimoderat.net - Saat mendengar kabar ibunya, Rohana binti Lobai Udin wafat, penceramah Abdul Somad (UAS) tengah berceramah di Madura, Jawa Timur.

Saat itu, UAS sedang menghadiri undangan tablig akbar di dua tempat. Ahad malam, 17 Maret 2019, Somad berada di Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Kabupaten Sumenep berceramah di hadapan ribuan santri dan alumni pesantren modern itu.

Senin pagi, Abdul Somad bertolak ke Kabupaten Bangkalan. Menghadiri undangan Ketua Ikatan Keluarga Madura (IKAMA), Haji Rawi. Di tengah ceramah, UAS mendapat kabar bahwa Ibunya telah wafat. UAS kemudian meminta maaf kepada seluruh para hadirin.

“Saya mohon maaf beribu maaf, saya tak menyangka tak akan bisa tausiyah. Allah Taala beri kekuatan, izinkan saya pulang dengan selamat, doakan kami, assalamualaikum.”

Melalui akun resmi Instagramnya, UAS bercerita aktifitas sang ibu sebelum wafat. Menurutnya, sang ibu saat itu beraktifitas seperti biasa, bangun pagi, sahur, mandi dan menonton ceramah-ceramah putranya di Youtube.

“Beliau terus wudhu’ persiapan sholat Shubuh. Lalu pingsan, dibawa ke Rumah Sakit, menghembuskan nafas terakhir,” tutur UAS melalaui akun Instagramnya.

Selain memohon doa untuk almarhumah, UAS juga mengingatkan bahwa semua orang akan mengalami kematian.

Semoga sang Ibu diterima amal ibadahnya dan ditempatkan di surganya Allah SWT. Amin.

Berikut postingan lengkapnya:

KITA PUN AKAN KESANA JUA

Senin, 11 Rajab 1440 H / 18 Maret 2019

Seperti biasa, setelah tahajjud dan witir, Mak membaca Qur'an dan zikir yang biasa beliau baca, setelah itu makan sahur.

Selesai santap sahur, Mak masih menonton video taushiyah UAS di Youtube. Kemudian Mak mandi, terasa sakit kepala.

Beliau terus wudhu' persiapan sholat Shubuh. Lalu pingsan, dibawa ke Rumah Sakit, menghembuskan nafas terakhir.

Persis seperti ucapan Mak selama ini, "Aku kalau bisa, mati jangan pakai sakit lamo-lamo. Kalau bisa mandi dulu, jadi jasad awak bersih. Mandi, ambik aye sembayang, poneng, mati"

Jenazah akan dimakamkan di Kampung Silau Laut, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara.

71 tahun Allah berikan usia pada Mak. Terimakasih tak terhingga kepada seluruh masyarakat yang telah mendoakan Mak, mohon dimaafkan segala khilaf dan salah Mak kami Hajjah Rohana binti Nuruddin.

اللهم اغفر لها وارحمها وعافها واعف عنها

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar