Dipolisikan, Kiai Said : Saya Percaya kepada Polisi, Kalau Mau Dilanjutkan Monggo

Dipolisikan, Kiai Said : Saya Percaya kepada Polisi, Kalau Mau Dilanjutkan Monggo

Muslimoderat.net - Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj menyerahkan sepenuhnya pelaporan Koordinator Pelaporan Bela Islam (Korlabi) atas kasus dugaan pelangaran UU ITE dan KUHP ke Bareskrim Polri.

"(Saya) serahkan pada polisi. Saya percaya kepada polisi kalau mau lanjutkan monggo,” katanya, ditemui di Kantor Lembaga Persahabatan Umat Islam (LPOI), Jakarta Pusat, Jumat (22/3).

Kiai Said dilaporkan karena diduga telah melanggar UU ITE pasal 28 ayat (2) juncto pasal 156 KUHP karena pernah menyatakan kalau kubu capres-cawapres nomor urut 02 berisikan kelompok radikal, ekstremis, dan teroris dalam sebuah acara televisi.

Kiai Said sendiri mengaku sudah mendengar keterangan ahli yang menyatakan bahwa pernyataannya tidak mengandung ujaran kebencian.

Meski demikian, dia memastikan akan tetap datang ke kantor polisi jika memang dipanggil untuk dimintai keterangan.

"Saya dipanggil polisi ya datang. Tapi belum dipanggil sampai sekarang," pungkasnya. [rmol.co]

Sebelumnya sebagaimana dilansir dari viva, barisan pendukung pasangan capres dan cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno merasa geram dengan pernyataan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siradj. Mereka pun melaporkan Kiai Said  ke Bareskrim Mabes Polri.

Ketua Umum Aliansi Anak Bangsa (AAB) Damai Hari Lubis menyatakan, pihaknya sudah melaporkan Kiai Said Aqil karena menyebarkan kebencian di ruang publik yang berdampak pada konflik horizontal. "Kemarin kami laporkan (Kiai Said Aqil Siradj) ke Bareskrim Mabes Polri," kata Damai di Kantor Direktorat Advokasi dan Hukum BPN Prabowo-Sandiaga Uno, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa 19 Maret 2019.[Muslimoderat.red]

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar