Akhirnya, IS1S Dikalahkan Secara Total dan Khilafahnya Berakhir

Akhirnya, IS1S Dikalahkan Secara Total dan Khilafahnya Berakhir

Pasukan Demokrat Suriah (SDF) yang disokong Amerika Serikat (AS) mengatakan, kelompok teroris Negara Islam Irak dan Suriah (IS1S) berhasil dikalahkan secara total. Pernyataan ini dikeluarkan menyusul benteng pertahanan terakhir ISIS di Baghouz, Suriah, telah ditaklukkan.

Juru Bicara SDF Mustafa Bali menyatakan, IS1S mengalami 100 persen kekalahan terirotial setelah pasukan SDF berhasil menguasainya. Dengan penaklukkan itu, maka kekhalifahan ISIS yang pernah menguasai sepertiga wilayah Irak dan Suriah atau seluas negara Inggris berakhir.

"Baghouz telah dibebaskan. Kemenangan militer melawan IS1S telah tercapai," kata Bali, dikutip Reuters, Sabtu (23/3).

"Pasukan Demokrat Suriah mengumumkan penghapusan total apa yang disebut kekhalifahan dan 100 persen kekalahan teritorial Isis (kelompok ISIS)," ujar Bali, dalam cuitannya di Twitter, dikutip BBC.

Dalam beberapa tahun terakhir, pasukan SDF gencar melakukan serangan kepada IS1S. Anggota IS1S yang tersisa diusir dari wilayah-wilayah yang pernah dikuasainya. Untuk menandai kemenangannya, pasukan SDF mengibarkan bendera kuning di Baghuz.

Meski kehilangan wilayah kekuasaan, kelompok IS1S dianggap masih menjadi ancaman keamanan dunia. Seorang pejabat AS meyakini bahwa ada sekitar 15 ribu hingga 20 ribu pendukung ISIS yang bersenjata. Sebagian besar mereka kini menjadi ‘sel-sel yang tertidur’. Bisa saja mereka nanti membangun kekuatan kembali dan melakukan aksi-aksi teror di wilayah tersebut maupun di negara-negara lainnya.

Pendapat itu cukup masuk akal mengingat pada saat markas terakhir IS1S di Baghuz ditaklukkan, juru bicara ISIS merilis rekaman audio yang menyatakan bahwa kekhalifahan belum selesai. Pemimpin kelompok ISIS Abu Bakar al-Baghdadi diyakini tengah berada di Irak

“Kami memperbarui sumpah kami untuk terus berperang dan mengejar sisa-sisa mereka (IS1S) hingga mereka sepenuhnya dibersihkan," kata Bali. (Red: Muchlishon/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar