Rais PCNU Jepara: Tidak Memilih Calon Pemimpin Termasuk Dosa

Rais PCNU Jepara: Tidak Memilih Calon Pemimpin Termasuk Dosa

Rais Syuriyah Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Jepara, Jawa Tengah KH Ubaidillah Noor Umar menekankan bahwa pengurus MWCNU harus menjelaskan kepada tingkatan di bawahnya khususnya yang punya hak pilih.

“Jangan sampai tidak milih, dosa. Karena memilih pemimpin itu sunnah rasul,” tandasnya kepada ratusan peserta.

Hal itu diungkapkan Kiai Ubaidillah pada pembukaan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab) VI PCNU Kabupaten Jepara yang berlangsung di Madin Salafiyyah Kelurahan Ujung Batu Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, Ahad (17/2).

Dikatakan, pada pemilihan presiden dan legislatif 17 April mendatang,  pemilih akan menerima 5 kartu suara mulai dari memilih presiden dan wakilnya, DPR RI, DPRD Provinsi, DPRD Kabupaten, dan DPD RI.

Muskercab yang mengangkat tema Menyatukan Tekad Sukseskan Pemilu 2019 dengan Prinsip Amar Ma’ruf dihadiri pengurus PCNU, MWCNU, Banom, dan lembaga se-Jepara. Kiai Ubaidillah mengharapkan MWCNU benar-benar memberikan penjabaran yang benar kepada Ranting dan jangan sampai tidak peduli.

Pengasuh Pesantren Darul Ulum Bandungharjo, Donorojo, Jepara itu mengajak warga NU tidak perlu ikut mengeshare (menyebar) kejelekan calon presiden.  “Tidak usah ikut-ikutan share keburukannya Pak Jokowi maupun Pak Prabowo,” terang kiai sepuh 72 tahun ini.

Mbah Ubaid menegaskan suka kepada calon itu wajar-wajar saja. “Tetapi tidak boleh mencela,” tambahnya.
“Milih siapa pun monggo yang penting jangan sampai ribut. ”Karenanya, kondusifitas Pemilu ada di tangan NU.

Hal senada dikemukakan Asisten Administrasi Sekda Jepara Edy Sujatmiko yang mewakili Bupati Jepara, menurutnya NU juga harus turut menyukseskan Pilpres dan Pemilu 2019. “Kenapa? Karena nasib bangsa Indonesia, warga Jateng, warga Jepara 5 tahun mendatang tergantung pilihan kita,” katanya mewakili Bupati.

Edy mengimbau pemilih jangan mengandalkan politik uang. Senada dengan Mbah Ubaid, pihaknya meminta agar informasi tentang pemilu mesti ditularkan kepada yang lain.

“Ketika kita mengamati tayangan seputar Pilpres di TV tensinya tinggi, semoga hal itu tidak terjadi di Jepara. Pilihan boleh beda namun jangan sampai bercerai berai,” harapnya. (Syaiful Mustaqim/Muiz/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids