Harlah Muslimat, Gubernur Jateng: Yang Membuat Kita Luar Biasa adalah Ibu

Harlah Muslimat, Gubernur Jateng: Yang Membuat Kita Luar Biasa adalah Ibu

Gubernur Jawa Tengah, H Ganjar Pranowo menyebut ibu adalah sosok yang mendorong suksesnya seseorang. Untuk itu, Ia mewanti-wanti agar ibu-ibu lebih serius memperhatikan keluarga, utamanya anak.

“Saya titip kepada ibu-ibu semua, kehidupan keluarga, khususnya anak supaya diawasi betul utamanya dalam penggunaan gawai,” katanya kepada ribuan ibu-ibu Muslimat yang hadir di Alun-alun Kudus dalam acara Peringatan Harlah Muslimat tingkat Jawa Tengah, Ahad (24/02).

Ganjar mengungkapkan keprihatinannya terhadap banyaknya peristiwa negatif menyangkut pelajar dan anak yang diakibatkan oleh penggunaan gawai yang salah. Menurutnya, hal ini selayaknya menjadi tanggung jawab bersama, utamanya para ibu untuk mengingatkan anak-anaknya.

“Ini memang bisa digunakan untuk mengaji dan belajar, tetapi ingat, di dalamnya juga ada ancaman pornografi, narkoba, hoaks dan hal negatif lainnya, maka tolong awasi anak-anak kita,” tegasnya seraya menunjukkan ponsel pintar yang ia genggam.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Ganjar juga mewanti-wanti ancaman demam berdarah yang belakangan ini menjangkiti beberapa orang di Indonesia. Ia mendorong kepada ibu-ibu agar turut menjaga kesehatan lingkungan dan keluarga dengan memberantas jentik-jentik nyamuk dengan program jumantik.

Orang nomor satu di Jawa Tengah ini juga menekankan kepada ibu-ibu Muslimat yang hadir untuk menghindari dan mewaspadai hoaks dengan selalu menyaring informasi yang ada, terlebih lagi jelang pelaksanaan pemilu di bulan April nanti.

"Hati-hati dengan berita hoaks, saya minta ibu-ibu selalu waspada dan menyaring setiap informasi yang masuk, jangan mudah ngeshare apalagi jelang Pemilu tanggal 17 April nanti," ujarnya wanti-wanti.

Nampak hadir para kiai Kudus, seperti KH Ulin Nuha Arwani, KH Ulil Albab Arwani, Rais PWNU Jawa Tengah, KH Ubaidullah Shodaqoh, Bupati Kudus, HM Tamzil, Kapolres Kudus, Dandim 0722 Kudus, dan puluhan tamu undangan yang berasal dari tokoh masyarakat Kudus. (Farid/Hanan/Muiz/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar