Rais Aam PBNU: Kelompok Pengikut Hawa Nafsu Selalu Eksis Hingga Kiamat

Rais Aam PBNU: Kelompok Pengikut Hawa Nafsu Selalu Eksis Hingga Kiamat

Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar mengungkapkan bahwa bangsa Arab pada zaman sebelum diutusnya Muhammad sebagai Rasulullah, adalah bangsa yang sesat dan kemudian disebut Jahiliyah.

"Kehidupan di sana itu, zaman dulu, yang kaya makin kaya, yang miskin makin miskin," ungkapnya saat memberikan tashiyah dalam Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan Istighotsah Kubro, di Masjid Nurul Islam, Komplek Islamic Centre KH Noer Ali Bekasi,  Bekasi Selatan, pada Ahad (2/12).

Kaum Jahiliyah itu, lanjut Pengasuh Pondok Pesantren Miftachus Sunnah Surabaya Jawa Timur ini, tidak pernah mengenal Tuhannya.

"Mereka tidak mampu meletakkan sesuatu sesuai pada tempatnya. Maka terjadilah pembunuhan, orang dipendam hidup-hidup. Intinya mereka menolak hukum Allah, menolak kebenaran, dan selalu mengikuti hawa nafsu," katanya.

Dikatakan, Nabi Muhammad pernah bersabda bahwa kelompok-kelompok pengikut hawa nafsu seperti itu akan eksis hingga akhir zaman. "Saat ini masih ada kelompok yang mengikuti model Jahiliyah," ungkapnya.

Oleh sebab itu, Kiai Miftachul Akhyar menaruh banyak harapan kepada masyarakat Kota Bekasi. Menurutnya, Bekasi akan menjadi kota metropolitan.

"Semoga Kota Bekasi ini menjadi kota yang sejahtera, santun, cerdas, damai, dan kota yang bisa menempatkan segala sesuatu sesuai pada porsi dan tempatnya," ucapnya.

Acara yang diselenggarakan oleh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Bekasi, Jawa Barat dihadiri berbagai tokoh, kiai, ulama, jamaah majelis taklim, serta pimpinan dan para santri pondok pesantren se-Kota Bekasi.

Selain Rais Aam yang juga memimpin Istighotsah, tampak hadir pula Rais dan Ketua PCNU Kota Bekasi KH Mir'an Syamsuri dan KH Zamakhsyari Abdul Majid.

Hadir juga Wakil Walikota Bekasi H Tri Adhianto Tjahyono, Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Pol Indarto, Komandan Kodim 0507 Kota Bekasi Letnan Kolonel Arm Abdi Wirawan, dan seluruh pejabat pemerintahan se-Kota Bekasi. (Aru Elgete/Muiz/NU online)

Baca juga:

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar