Presenter Metro TV yang Sabar saat Liput Aksi 212 Meninggal

Presenter Metro TV yang Sabar saat Liput Aksi 212 Meninggal

Dunia jurnalistik tengah berduka setelah salah satu jurnalis dan presenter Metro TV, Rifai Pamone meninggal dunia, Jumat (28/12/2018).

Adapun presenter Metro TV Rifai Pamone meninggal dunia karena penyakit yang dideritanya yakni TB kelenjar getah bening.

Kabar meninggalnya presenter Metro TV Rifai Pamone dikonfirmasi oleh istri dari kakak Rifai, yakni Ika Purwati.


Pria yang bekerja sebagai presenter Metro TV Rifai Pamone meninggal pukul 05.50 WITA di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Sebelum dirawat di kampung halaman, Rifai Pamone sempat mendapatkan perawatan di salah satu Rumah Sakit di Jakarta.

Namun, satu setengah bulan terakhir kondisi kesehatan presenter Metro TV Rifai Pamone terus menurun.

Hingga akhirnya, seminggu sebelum meninggal, Rifai Pamone dibawa pulang ke kampung halaman di Kendari.


"Tadinya waktu di Jakarta sudah masuk di RS Siloam. Sudah lama," kata Ika Purwati seperti dikutip dari Tribunsumsel.com.

"Lalu pulang ke Kendari baru masuk rumah sakit kemarin sore. Sudah agak bagus saya lihat. Jam 4 subuh tadi drop lagi. Pukul 6 kurang 10 menit, sudah pergi," kata Ika.

Muncul di Aksi 212

Sosok Rifai Pamone, Sempat Viral setelah kemunculannya di Aksi 212

Nama Rifai Pamone dikenal sebagai salah satu jurnalis sekaligus presenter Metro TV.

Sepak terjangnya di dunia jurnalistik tak bisa dianggap remeh.


Banyak hasil liputan besar yang telah disiarkan oleh Rifai Pamone sebagai seorang jurnalis maupun sebagai presenter Metro TV.

Yang masih terngat di benak masyarakat adalah ketika Raifai Pamone turun ke lapangan meliput aksi 212.

Dalam sebuah video yang diunggah akun Twitter @dmvst terlihat detik-detik kejadian Rifai Pamone di tengah-tengah masa aksi damai 212.

Saat itu presenter Metro TV Rifai Pamone tengah melaporkan secara langsung jalannya aksi damai 212 di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta.

Di tengah laporan, tiba-tiba beberapa orang di belakang presenter Metro Tv Rifai Pamone mulai berteriak sebuah kalimat.


"Metro tipu... Metro tipu."

Beberapa diantara mereka juga mengacungkan jempol terbalik hingga ke depan wajah sang repoter.

Orang tersebut juga berteriak "Tipu" dengan keras tepat di telinga Rifai.

Saat itu, Rifai Pamone tetap mencoba tenang.

Ada pula peserta yang mencoba mengabadikan momen saat Rifai diganggu menggunakan ponsel.

Teriakan "Metro tipu... metro tipu..." semakin terdengar.

Tiba-tiba, suara seseorang terdengar dari pengeras suara.

"Bukan 50 ribu, tapi jutaan umat ada di sini."

Setelah itu, massa kembali berteriak "Tipu" sambil mendorong badan Rifai Pamone.'


--
Dikutip dari tribunnews.com

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar