Pengedit KH Ma’ruf Amin Berkostum ‘Sinterklas’ Ditangkap

Pengedit KH Ma’ruf Amin Berkostum ‘Sinterklas’ Ditangkap

Polisi mengamankan seorang pria terkait beredarnya video cawapres nomor urut 1, Kiai Ma’ruf Amin, berkostum sinterklas. Pria tersebut berinisial S (31).

“Ditangani Polda Aceh. Tadi satu orang diamankan. Inisial S tapi bukan S sebagaimana yang dilaporkan di Polres Bogor,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom, Rabu (26/12/2018).
Untuk diketahui, beredar video Kiai Ma’ruf Amin mengenakan kostum sinterklas saat mengucapkan selamat Natal dan Tahun Baru. Video Ma’ruf berbaju sinterklas itu disebarkan melalui WhatsApp dan media sosial.

Video itu merupakan hasil editan dari video Ma’ruf Amin saat mengucapkan selamat Natal yang juga sempat beredar di media sosial. Namun dalam video aslinya, Ma’ruf mengenakan baju khasnya, yakni kemeja putih dipadukan jas hitam, serban putih dan peci.
Polisi menuturkan S diduga sebagai orang yang mengupload video tersebut. Saat ini S masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Lhokseumawe.
“Yang bersangkutan diduga yang mengupload. Saat ini yang bersangkutan masih diperiksa di Polres Lhokseumawe,” ujar Dedi.

Sebelumnya Ketua TKD Jokowi-Ma’ruf Kabupaten Bogor, Ade Ruhandi (Jaro Ade), melaporkan seseorang bernama Sustiyono. Jaro Ade melaporkan Sustiyono Pasal 35 J0 51 ayat (1) UU No.19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-Undang No. 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan atau Pasal 14 ayat (2) dan pasal 15 UU Nomor 1 tahun 1946 tentang Paraturan Hukum Pidana.
Jaro Ade mengatakan, pelaporan ini dilakukan untuk menjadi contoh bagi lainnya agar tidak melakukan kampanye hitam atau black campaign.

Polisi mengatakan pria berinisial S (31) yang diamankan karena mengunggah video editan cawapres nomor urut 1, Kiai Ma’ruf Amin, berkostum sinterklas, adalah seorang tokoh sebuah pesantren di Aceh. Pria tersebut diamankan pada sore tadi.

Yang bersangkutan tokoh pesantren di Aceh. Diamankannya sore tadi,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo kepada detikcom, Rabu (26/12/2018).

Dedi menuturkan S mengakui perbuatannya saat ditanyai penyidik. “Yang bersangkutan mengakui perbuatannya,” ujar Dedi.

S diamankan di Aceh Utara. Saat ini dirinya berada di Mapolres Lhokseumawe untuk menjalani proses pemeriksaan.


Source: detik.com

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar