Kronologi Video Habib Luthfi Marah Saat Melihat Jamaah Mengotori Haul dengan Politik

Kronologi Video Habib Luthfi Marah Saat Melihat Jamaah Mengotori Haul dengan Politik

Menindaklanjuti atas peristiwa yang terjadi pagi, 30 Desember 2018, dalam acara Haul al-Imam al-Quthb al-Habib Ali bin Muhammad bin Husein al-Habsyi Solo yang ke 107 yang sempat membuat Maulana Habib Luthfi Bin Yahya Pekalongan marah. Ada beberapa catatan penting yang perlu kami sampaikan di sini untuk memperjelas pokok permasalahan peristiwa tersebut:

Pertama, kami adalah salah satu penderek atau pengawal beliau, yang tahu persis peristiwa tersebut dari awal hingga akhir.

Kedua, peristiwa tersebut terjadi di dalam rumah seorang warga yang berada di hadapan masjid Ar-Riyadh atau selatan makam Habib Alwi bin Ali Al-Habsyi, bukan di lokasi acara haul.

Ketiga, kami bersama rombongan tiba ke lokasi haul melalui pintu belakang, karena sudah sedikit terlambat, maka Maulana Habib Luthfi Bin Yahya tidak mau masuk ke dalam berkumpul dengan para tamu, tapi justru duduk bersama masyarakat beralaskan plastik, takut mengganggu suasana di dalam ruang utama, walaupun berulang kali dipaksa tuan rumah untuk masuk. Setelah selesai acara baru beliau masuk ke dalam.

Keempat, usai mengikuti rangkain acara haul, pembacaan maulid Nabi Saw., ziarah bersama serta menikmati hidangan sarapan pagi dari sahibul haul, maka kami bersama rekan-rekan santri Habib Luthfi Bin Yahya yang lain termasuk beberapa orang Banser berusaha untuk mengawal beliau untuk keluar dari lokasi haul.

Kelima, karena semua jalan dipadati dengan pengunjung sehingga sulit untuk keluar, lalu seseorang mengantarkan kami untuk keluar melalui toko milik seorang warga yang berada di selatan makam, maka kami masuk ke dalam bersama rombongan. Sesampainya di belakang ternyata di dalam rumah tersebut ramai dengan pengunjung haul.

Keenam, begitu terlihat sosok Habib Luthfi Bin Yahya berjalan, tiba-tiba salah seorang jamaah yang berada di tempat tersebut berteriak dengan lantang sambil bersembunyi tidak berani menampakkan dirinya, dan dengan nada sinis yang memancing emosi, berkata “2019 Ganti Presiden!”.

Ketujuh, mendengar teriakan tersebut Habib Luthfi Bin Yahya berhenti sambil menoleh mengatakan dengan lantang, “Jangan kotori haul ini (dengan politik)!” dan juga mengatakan, “Dapat upah berapa kalian (berani mengatakan demikian)?”

Kedelapan, perkataan Habib Luthfi Bin Yahya tersebut tertuju untuk orang yang berteriak tadi, tidak ada kaitannya dengan Sandiaga Uno, Sahibul Haul atau yang lain, tapi justru yang beredar tidak demikian, melainkan berisi finah dan hoax yang memutarbalikan fakta.

Kesembilan, lalu Habib Luthfi Bin Yahya terus belok ke timur masuk rumah seorang warga untuk keluar, dan ternyata, begitu masuk juga diteriaki oleh para jamaah yang ada di dalamnya dengan teriakan yang sama berulang-ulang, tentunya dengan nada sinis, mengejek dan memancing emosi. Lalu Habib Luthfi Bin Yahya dengan nada lirih sempat mengatakan, “Saya bukan Jokowi dan bukan pula Prabowo, tapi tolong jangan kotori haul ini dengan politik”.

Kesepuluh, lalu Habib Luthfi Bin Yahya keluar dari rumah tersebut. Belum sampai keluar pintu, mereka pun ramai kembali dengan meneriakan hal yang sama seperti yang ada dalam rekaman video ini.

Kesebelas, bahkan setelah kami tiada, yakni pergi ke selatan, ternyata mereka semua keluar rumah, lalu meneriakan yel-yel “Allahu Akbar! 2019 Ganti Presiden”, dengan semangat dan suara keras. Yang tentunya aksi tersebut dilihat banyak orang. Seperti yang ada dalam rekaman video ini.

Keduabelas, kami hanya bengong melihatnya, dan tanda tanya apakah yang mereka lakukan itu merupakan akhlak yang mulia dan perilaku terpuji? Bukankah hal itu justru akan mengotori kesakralan dan khidmat acara Haul Habib Ali bin Muhammad Al-Habsyi? Wallahu a’lam.

Pekalongan,

30 Desember 2018
Habib Muhdhor Ahmad Assegaf
(Santri Penderek dan Pengawal Habib Luthfi Bin Yahya)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids