Kiai Said Aqil Siroj: Tidak Boleh Ada Permusuhan Karena Beda Keyakinan

Kiai Said Aqil Siroj: Tidak Boleh Ada Permusuhan Karena Beda Keyakinan

Allah Swt menciptakan makhluk-makhlukNya di muka ini sangat beragam. Perbedaan tidak hanya menjadi sebuah fakta, tetapi juga sunnatullah, yaitu keniscayaan dalam hidup yang tak seorang pun bisa mengingkarinya. Allah Swt bisa saja menjadikan makhluk-makhlukNya seragam. Akan tetapi, faktanya Allah lebih menghendaki makhluk-makhlukNya beragama. Oleh karena itu, siapapun yang mengingkari keragaman sejatinya mengingkari ketetapan Allah itu sendiri.

Selaras dengan hal tersebut, Menurut KH Said Aqil Siroj, dalam konteks berbangsa dan bernegara, tidak boleh ada perlakuan yang berbeda antara kelompok satu dengan kelompok yang lain. Hal itu karena perbedaan keyakinan merupakan keniscayaan dan tak bisa diingkari oleh siapapun. “Warga negara di mata hukum sama. Tidak boleh ada diskriminasi terhadap kelompok-kelompok tertentu,” jelas Kiai Said dalam ceramahnya yang diunggah di Channel Youtube Dakwah Islam News.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) itu juga menambahkan, Indonesia adalah negara yang dikaruniai keragaman yang begitu luar biasa oleh Allah Swt. Maka dari itu, setiap anak bangsa hendaknya menjaga keragaman itu dengan tidak menebar permusuhan terhadap kelompok yang berbeda.

“Tidak boleh ada permusuhan kecuali kepada yang melanggar hukum. Tidak boleh ada permusuhan karena beda agama, beda suku, beda budaya, apalagi beda partai politik, apalagi beda pilihan presiden,” tuturnya.

Kiai Said menegaskan bahwa musuh sejati bangsa Indonesia adalah segala tindak kriminalitas dan diskriminasi, bukan perbedaan keyakinan atau tradisi budaya yang bermacam-macam adsa di Indonesia. “Yang kita anggap musuh adalah pelaku kriminal, teroris, pembunuh, penodong, perampok, pemerkosa, bandar narkoba, bandar judi, dan pelaku kejahatannya lainnya,” tegas Kiai asal Cirebon itu.

Sumber: islamramah.co

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar

close
Ardha Kids