Ini Penjelasan Gus Muwafiq, Alasan Banser Jaga Gereja

Ini Penjelasan Gus Muwafiq, Alasan Banser Jaga Gereja

Keberadaan Banser yang secara rutin membatu pengamanan perayaan hari Natal bukan tak beralasan. KH Ahmad Muwafiq atau kerap disapa Gus Muwafiq memberi penjelasan alasan dibalik sikap yang diambil Banser tersebut.

Menurut penjelasan Gus Muwafiq, sikap Banser memiliki sumber sejarah panjang yang berasal dari sejarah kerukunan agama yang ada di Indonesia yang terjalin sejak dahulu kala. Sejak dahulu, kata Gus Muwafiq, bangsa Indonesia memiliki kebiasaan untuk saling menjaga satu sama lain.

Hal ini juga tak lepas dari kepiawaian Empu Tantular yang berhasil merumuskan Bhinneka Tunggal Ika yang menjadi pedoman sejak dulu hingga saat ini. Sehingga sebagai sebuah bangsa besar, Indonesia memiliki kebiasaan untuk saling bekerja sama antara satu bangsa dengan bangsa lainnya. Kebiasaan yang telah dipraktikkan sejak dulu inilah yang melandasi NU khususnya Banser untuk membantu pengamanan perayaan hari besar agama lain, khususnya pada hari Natal.

"Makanya orang kalau tidak ngerti sejarah akan kaget melihat Banser menjaga gereja. Mereka gak ngerti bahwa saling menjaga antar agama itu sesungguhnya adalah warisan asli bangsa Indonesia," jelas Gus Muwafiq.

Namun ia bersyukur, karena pada perayaan hari Natal tahun 2018 ini, pro-kontra atas sikap Banser yang menjaga gereja tidak terlalu santer karena sebagian besar tokoh nasional mengamininya, bahkan juga menyuruh kadernya melakukan hal serupa.

Gus Muwafiq juga menyindir kelompok yang meributkan ucapan selamat Natal sebagai supporter yang tidak mengerti duduk persoalan yang sedang terjadi. Pasalnya, sebagian besar kelompok masyarakat saat ini belajar agama secara instan dari media sosial. Hal itu mengakibatkan kelompok ini hanya memahami ajaran Islam sebagian saja. "Islamnya dapet tapi akhlaqnya ilang," ujarnya. (Ahmad Rozali/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar