Berdayakan Nahdliyin, MWCNU Ini Resmikan NUsantara Mart

Berdayakan Nahdliyin, MWCNU Ini Resmikan NUsantara Mart

Upaya memberdayakan ekonomi warga dilakukan Majelis Makil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Dungkek, Sumenep, Jawa Timur. Salah satunya dengan membuka toko serba ada, NUsantara Mart. Keberadaannya diresmikan oleh Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Sumenep, KH Ahmad Panji Taufiq, Kamis (29/11).

Kiai Panji, sapaan akrabnya menyampaikan rasa syukur dan bangga atas dibukanya usaha milik MWCNU Dungkek ini. Menurutnya, usaha untuk pemberdayaan ekonomi warga memang perlu diupayakan.

“Karena pada dasarnya NU tidak hanya mengurus tahlilan dan dibaan. Lebih dari itu, juga harus mengupayakan pengambangan ekonomi yang bisa memberikan kontribusi penting khususnya terhadap nahdliyin dan warga pada umumnya,” katanya saat sambutan.

Ikhtiar untuk memberdayakan warga harus terus diupayakan secara serius. “Termasuk di antaranya mengangkat potensi ekonomi desa untuk memberdayakan ekonomi warga di pedesaan,” jelasnya.

Ketua MWCNU Dungkek, Ahmad Tirmidzi menuturkan bahwa NUsantara Mart ini sebenarnya sudah cukup lama diinginkan sebagai bagian dari upaya pengembangan ekonomi.

“Alhamdulillah, kami bersama semua pengurus MWCNU sangat bersyukur, NUsantara Mart ini sudah dibuka dan respon dari masyarakat luar biasa,” terang Tirmidzi.

Didirikannya NUsantara Mart tentu juga tidak terlepas dari semangat kebersamaan dan kekompakan pengurus serta nahdliyin untuk merintis usaha mini market yang selama ini sudah menjadi tren untuk melayani pembeli.

Usaha ini bukan semata milik NU. “Sesuai tujuan awal pengembangan ekonomi, kami juga menjual saham untuk memberdayakan ekonomi masyarakat dan bersama mengembangkan swalayan yang nantinya ada pembagian hasil bersama,” terang Tirmidzi.

Ketua Pimpinan Cabang (PC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumenep M Muhri turut mengapresiasi usaha ini. “Kami berharap, adanya NUsantara Mart ini juga bisa mendorong semangat MWCNU yang lain untuk bersama mengembangkan ekonomi yang bermanfaat untuk NU dan nahdliyin,” kata Muhri di lokasi pembukaan gerai.

Mantan Ketua Pengurus Cabang (PC) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Sumenep ini menambahkan bahwa NUsantara Mart harus menjadi inspirasi bersama.

“Dimana, NU tidak hanya bergerak dalam urusan keagamaan, melainkan juga untuk kesejahteraan dan kemakmuran warga yang salah satunya membangun dan memberdayakan ekonomi,” ungkapnya.

Usai penutupan acara, para warga langsung berbondong berbelanja di NUsantara Mart. Tidak sedikit dari mereka yang juga hadir dari luar kecamatan.

Salah satunya adalah Abdul Sukkur Rahman. Pria asal kecamatan Batang-batang ini menyampaikan bangga atas dibukanya NUsantara Mart. Dirinya juga bangga karena pelayanan selama belanja juga memuaskan.

“Pelayanannya sangat bagus dan profesional. Harganya juga murah, sangat bersaing,” ungkapnya.

Pembukaan dihadiri sejumlah tokoh dari MWCNU Dungkek, di antaranya Rais (KH Roji Fawaid Baidawi), Katib (KH Syafiq), Ketua PCNU Sumenep, KH A Panji Taufiq, Camat Dungkek yakni Heru Santoso, Kepala Desa Dungkek, Jumahri, M Muhri selaku Ketua PC GP Ansor Sumenep, Ketua PC Fatayat NU yakni Ny Sulhah Syarifah, juga Ahmad Saheri yang juga Ketua Lakpesdam NU.(Mahrus/Ibnu Nawawi/NU Online)

Baca juga:

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar