Profesor Amerika Itu Termangu Teliti Banser NU, Ada Apa?

Profesor Amerika Itu Termangu Teliti Banser NU, Ada Apa?

Prof Ronald Lukens Bull,  antropolog asal Amerika begitu tertarik meneliti BANSER NU.
Menurutnya, masih sangat sedikit jurnal internasional yang membahas para militer NU ini. Ia mengajukan satu pertanyaan kepada saya siang ini.

“Apa makna militansi BANSER” ??

Saya jawab, militansi itu berarti mereka mau berkorban. Mulai sejak diklat iuran, berani berhutang untuk membeli seragam sendiri dan selalu siap ketika ada penugasan meski tak mendapat honor.

Saya menegaskan, menurut saya tidak ada OKP di INDONESIA se militan BANSER ANSOR. Coba sebutkan, mana ada orang membayar untuk didiklat seperti halnya BANSER?

Dan saya berani katakan, hanya orang “gila” yang mau seperti itu. “Ya, gila karena cintanya pada NU, ISLAM ASWAJA, NKRI, ULAMA…” Karena cinta itu, ia mau berkorban mau meluangkan waktu, mau meninggalkan pekerjaanya dan mau di-bully sambil senyum-senyum.

Mr Ronald begitu kagum dengan BANSER, ia pun berniat hadir di DIKLATSAR Banser di Riau kapan kapan. Saya menunggu dengan senang mister.
Terakhir, saya tegaskan lagi.. “Prof kalau ada lima ribu anak anak muda di Riau mau jadi BANSER itu bukan karena saya. Ada kekuatan besar yang menggerakkan hati mereka,”

“Siapa?” tanya profesor itu.

“TUHAN,” jawabku.

Dia pun termangu… “Ansor Banser ini keramat, Prof” …

(Penulis: Mas Purwaji/bangkitmedia.com)

Baca juga:

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar