Plesetkan Banser Jadi Bansereb, Caleg PAN Pamekasan akhirnya Minta Maaf

Plesetkan Banser Jadi Bansereb, Caleg PAN Pamekasan akhirnya Minta Maaf

 Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Pamekasan asal Partai Amanat Nasional (PAN) Daerah Pemilihan (Dapil) II Kecamatan Proppo-Palengaan, Abdul Aziz, meminta maaf atas postingannya di akun media sosial facebook yang memplesetkan Banser menjadi Banserb. Postingan itu diunggah Abdul Aziz pada Rabu (30/10/3018) setelah aksi unjuk rasa di depan kantor bupati Pamekasan.

Melalui akun bernama Ajiz SweetBoys, Abdul Aziz menulis, “Jembatan gratis pembodohan bagi masyarakat Madura. Jangan terbawa rayuan tak berkualitas. Apapun yang terjadi, kita selamatkan negara kita, Banserb pun tak ada manfaat bagi umat islam. Pamekasan bersuara/ katanya wer wer

#2019 Ganti Presiden”

Postingan itu kemudian mendapat tanggapan dari Ketua PCNU Pamekasan, KH. Taufik Hasyim. Melalui akun facebooknya, Kiai Taufik yang memiliki nama akun Kaji Tovix menulis,

“Bukan maksud memperkeruh, tapi miris membaca status sahabat ini…(fokus pada Banser, masalah tol Suramadu bukan urusan saya).

Kalau ada kontak, tolong hubungkan saya dengan yang punya status ini atau dengan yang dimaksud wer wer di status ini. Saya ingin ngopi dengannya, ngopi dimana saja, ngopi tangan kosong atau tangan lengkap saya juga siap.”

Ajakan Kiai Taufik dalam status facebooknya tersebut menuai komentar dari puluhan akun lainnya. Setelah postingan itu dibagikan sebanyak 16 kali dan dikomentari 146 kali, Abdul Aziz kemudian menghapus postingannya.

Namun, jejak digital postingan Abdul Aziz itu sudah terlanjur menyebar dan terdokumentasikan. Bahkan dari beberapa komentar ada yang akan mendatangi rumah Abdul Aziz. Salah satunya pemilik akun Muhammad Ahnu Indris berkomentar,

“Insya Allah, besok sahabat-sahabat Ansor dan Banser akan ke kediaman Bapak Abdul Aziz untuk silaturahmi sekaligus klarifikasi ke beliau. Soalnya, sahabat-sahabat Ansor merasa ada yang tidak beres di balik kasus ini.”

Beberapa waktu kemudian, Caleg nomor urut 4 ini langsung minta maaf. Permintaan maaf ditulis di akun facebooknya.

“Saya pribadi minta maaf kepada semua temen” pihak terkait yang saya sudah buat status yang tidak pantas saya upload. Saya menyesal sudah melakukan hal yang bisa menyakiti kalian semua. Sekali lagi minta maaf.”[pcnu-pamekasan.or.id]

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar