Kiai Said Aqil Siroj: Nabi Tidak Pernah Mendeklarasikan Negara Islam

Kiai Said Aqil Siroj: Nabi Tidak Pernah Mendeklarasikan Negara Islam

Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama Said Aqil Siroj menyebut Nabi Muhammad SAW tidak pernah mendeklarasikan negara Islam atau negara Arab. Konstitusi yang dijadikan dasar Rasulullah dalam membangun dan menata negara adalah keadilan dan kebersamaan.

“Nabi Muhammad tidak pernah mendeklarasikan negara berdasarkan suku dan agama," tegas Said Aqil dalam Halaqah Kebangsaan Satu Abad Pondok Pesantren Alhidayat Lasem, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Rabu, 14 November 2018.

Rasulullah menjunjung tinggi toleransi. Beliau, kata Said Aqil, menghindari permusuhan dengan siapa pun. Nabi Muhammad SAW dan sahabat memusuhi mereka yang melanggar hukum. Bukan yang berbeda keyakinan dan suku.

"Tidak boleh ada permusuhan kecuali kepada pelaku kejahatan. Jadi tidak larena beda agama, beda suku. Musuh bersama adalah yang melanggar hukum," kata Said Aqil mengisahkan kehidupan Nabi Muhammad SAW.

Keberhasilan Nabi Muhammad SAW menyebarkan agama juga disebabkan sifat nabi yang toleran. Rasulullah juga tidak pendendam.

Delapan tahun setelah Rasulullah hijrah, kangen Mekkah dan kembali datang bersama ribuan pasukan ke tanah kelahirannya. Ratusan ribu orang Mekkah masuk Islam karena keramahan Nabi Muhammad SAW.

"Ini karena Nabi Muhammad toleran. Jadi orang yang membangun tolerasi akhlaknya baik," kata dia.

Sumber: Metrotvnews.com

Baca juga:

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar