Dubes RI: Arab Saudi Melarang Keras Atribut yang Berbau Terorisme dan Ekstrimisme

Dubes RI: Arab Saudi Melarang Keras Atribut yang Berbau Terorisme dan Ekstrimisme

Sumber gambar: merdeka.com

Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Kerajaan Arab Saudi dan Organisasi Kerjasama Islam (OKI) Agus Maftuh Abegebriel menegaskan, Arab Saudi sangat melarang terorisme dan ekstrimisme beredar di negaranya.

"Arab Saudi sangat melarang keras segala bentuk jargon, label, atribut dan lambang apapun yang berbau terorisme seperti ISIS, Al-Qaedah, Al-Jama’ah al-Islamiyyah dan segala kegiatan yang berbau terorisme dan ekstrimisme," kata Dubes Maftuh saat dikonfirmasi, Rabu (7/11/2018).

Pihak keamanan Arab Saudi dikatakan Dubes Maftuh, melakukan pemantauan secara khusus pada laman media sosial warga.

Bahkan ia menyebut, Arab Saudi tak segan-segan memberikan pidana berat jika ada warga yang terbukti melakukan pelanggaran pada sistem informasi (IT) yang bersentuhan dengan kegiatan terorisme dan ekstrimisme.

"Pemantauan dalam Medsos juga dipantau oleh pihak keamanan Arab Saudi dan pelanggaran IT adalah merupakan pidana berat jika bersentuhan dengan aroma terorisme," terang Akademisi UIN Yogyakarta ini.


Diketahui, WNI atas nama MRS (Muhammad Rizieq Shihab) sempat ditahan dan dimintai keterangan
oleh aparat keamanan di Mekkah.

Tim KBRI menerjukan tim untuk melakukan penelusuran kasus yang membelit pimpinan Front Pembela Islam (FPI) itu.

Setelah ditelusuri, pihak keamanan Arab Saudi, memeriksa Rizieq Shihab karena ada dugaan pemasangan bendera hitam yang mengarah pada ciri- ciri gerakan ekstrimis pada dinding bagian belakang rumah MRS.

Lebih lanjut, disampaikan pula oleh Dubes Maftuh yang bersangkutan atau Rizieq Shihab telah dikeluarkan dari tahanan sejak Selasa malam kemarin, dengan jaminan.


---
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Dubes RI: Arab Saudi Melarang Keras Sebaran Terorisme dan Ekstrimisme

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar