Bersama NU, Gubernur Jabar Canangkan Satu Desa Satu Hafiz

Bersama NU, Gubernur Jabar Canangkan Satu Desa Satu Hafiz

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mencanangkan dimulainya Program Sadesha (Satu Desa Satu Hafiz). Program tersebut, menurut dia, merupakan kerja sama dengan para pesantren tahfidz Quran di lingkungan pesantren Nahdlatul Ulama (NU) Jawa Barat.

Pencanangan itu disampaikannya pada acara yang dipusatkan di Pondok Pesantren Al-Qur’an Alfalah, Cicalengka, Kabupaten Bandung.

“Doakan semoga mimpi besar ini diberi kelancaran dan kemudahan. Hatur Nuhun,” katanya melalui akun Facebooknya, Sabtu, (10/11).

Pencanangan tersebut dihadiri Mustasyar PBNU KH Ma’ruf Amin dan Pengasuh Pondok Pesantren Alfalah KH Cecep Syahid dan sejumlah kiai.

Selain pencanangan program, pada kesempatan tersebut dilakukan pelantikan Jam’iyyatul Qurra’ wal-Huffaz Nahdlatul Ulama (JQHNU), sebuah banom NU yang berdiri sejak tahun 1951. Banom tersebut merupakan wadah dari para penghafal dan pengkaji Al-Qur’an.

Pondok Pesantren Alfalah merupakan salah satu pilar JQHNU di Jawa Barat. Ayahanda Kiai Cecep, yaitu KH Ahmad Syahid merupakan penghafal dan qarri Al-Qur’an populer. Sementara Kiai Cecep sendiri merupakan Ketua JQHNU Jawa Barat. (Abdullah Alawi/NU Online)

Baca juga:

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Mereka yang mau memberontak negara tapi berlindung dibalik Kalimat tauhid, Khawarij namanya

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar