Sejak Dulu, Ulama NU Mengawal Demokrasi di Indonesia

Sejak Dulu, Ulama NU Mengawal Demokrasi di Indonesia

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) H Helmy Faishal Zaini menyebut peran besar ulama NU dalam mengawal proses demokrasi di Indonesia.

Menurut Helmy, sejak Indonesia berdiri, para ulama telah mengawal proses demokrasi di Indonesia, terutama demokrasi pancasila, yaitu demokrasi yang mendasarkan pada permusyawaratan dan permufakatan.

"Sejak dulu, ulama kita telah mengawal demokrasi," kata Helmy di Jakarta, Sabtu (6/10).

Helmy mengatakan, sistem musyawarah mufakat merupakan bagian dari kearifan yang dipraktikkan bangsa Indonesia dalam rangka menjaga kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Demokrasi Pancasila sampai hari ini dijaga oleh ulama kita untuk terus menjaga proses kehidupan berbangsa dan bernegara," ucap pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Pembangunan dan Daerah Tertinggal pada Kabinet Indonesia Bersatu II periode 2009-2014 itu.

Terkait dengan pihak yang menyatakan bahwa demokrasi tidak sejalan dengan Islam. Helmy tidak membenarkannya sebab demokrasi yang dianut Indonesia sama sekali tidak bertentangan dengan nilai-nilai Islam. (Husni Sahal/Kendi Setiawan/NU Online)

Baca juga:

Apa Komentar anda?

Tidak ada komentar